JKN-KIS untuk Mahasiswa  

Oleh:
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Universitas diharapkan menjadi pusat informasi tentang program JKN-KIS bagi mahasiswa.

    Universitas diharapkan menjadi pusat informasi tentang program JKN-KIS bagi mahasiswa.

    INFO NASIONAL - Sebagai upaya melakukan pemerataan penjaminan kesehatan, BPJS Kesehatan meningkatkan cakupan kepesertaan untuk mencapai universal health coverage. Salah satu upaya yang dilakukan BPJS Kesehatan adalah menjalin sinergi dengan 42 perguruan tinggi negeri dan swasta di Indonesia. Lewat kerja sama ini, mahasiswa bisa didaftarkan secara kolektif oleh perguruan tinggi untuk menjadi peserta Jaminan Kesehatan Nasional-Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS).

    “Universitas diharapkan menjadi pusat informasi tentang program JKN-KIS bagi mahasiswa sehingga diperoleh manfaat sesuai dengan hak melalui prosedur yang benar,” ujar Direktur Kepesertaan dan Pemasaran BPJS Kesehatan Andayani Budi Lestari dalam launching JKN-KIS untuk mahasiswa Institut Pertanian Bogor (IPB) di Bogor, Jumat, 14 Oktober 2016.

    Berdasarkan data terakhir, dari 3.882 jiwa mahasiswa baru IPB tahun 2016, sebanyak 1.059 jiwa telah didaftarkan sebagai peserta Pekerja Bukan Penerima Upah (PBPU) kolektif. Sedangkan sisanya telah memiliki kartu JKN-KIS dari kelompok peserta Pekerja Penerima Upah (PPU), Penerima Bantuan Iuran (PBI), dan PBPU yang mendaftar sebelum menjadi mahasiswa IPB.

    “Perubahan data, seperti mutasi tambah-kurang peserta, universitas melaporkan kepada BPJS Kesehatan selambat-lambatnya tanggal 10 setiap bulan pada terjadinya perubahan. Proses mutasi kurang peserta dapat dilakukan apabila mahasiswa telah lulus pendidikan, di-drop out (DO), meninggal dunia, mengundurkan diri sebagai mahasiswa, dan sebagainya,” kata Andayani.

    Keempat puluh dua perguruan tinggi selain IPB yang bekerja sama dengan BPJS Kesehatan antara lain Universitas Sumatera Utara, Stikes Siti Hajar Medan, Akbid Henderson Pematang Siantar, Universitas Andalas, Universitas Muhammadiyah Padang, Universitas Sriwijaya Palembang, Universitas Dharma Persada Jakarta, Universitas Padjadjaran, Universitas Muhammadiyah Yogyakarta, Universitas Soedirman, Universitas Hasanuddin, Politeknik Pertanian Pangkep, Universitas Palangkaraya, dan Institut Senin Indonesia Bali.

    Hingga 7 Oktober 2016, secara nasional jumlah peserta JKN-KIS mencapai 169.379.801 jiwa. Peserta JKN-KIS kategori Pekerja Bukan Penerima Upah (PBPU) sebanyak 18.584.647 jiwa. Adapun fasilitas kesehatan provider BPJS Kesehatan saat ini berjumlah 25.736, terdiri atas 9.814 puskesmas, 4.559 dokter praktek perorangan, 1.154 dokter gigi, 4.936 klinik pratama, 14 RS tipe D pratama, 1.860 rumah sakit, 130 klinik utama, 2.021 apotek, 292 laboratorium, serta 956 optik di seluruh Indonesia. (*)


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tommy Soeharto dan Prabowo, Dari Cendana Sampai ke Pemerintahan

    Tommy Soeharto menerima saat Prabowo Subianto masuk dalam pemerintahan. Sebelumnya, mereka berkoalisi menghadapi Jokowi - Ma'ruf dalam Pilpres 2019.