Sampang Masih Diguyur Hujan Hari Ini, Pemprov Jawa Timur Waspada

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • TEMPO/Tony Hartawan

    TEMPO/Tony Hartawan

    TEMPO.CO, Surabaya - Badan Meteorologi dan Geofisika Juanda memperkirakan Sampang masih diguyur hujan dengan intensitas sedang sampai 14 Oktober 2016. Kelembapan udara mencapai rata-rata 66-97 persen, sedangkan untuk suhu udara di Sampang rata-rata 25-32 derajat Celsius.

    "Kecepatan angin di Sampang rata-rata 45 kilometer per jam dari arah tenggara," ujar prakirawan cuaca BMKG, Agata, kepada Tempo, Kamis, 13 Oktober 2016.

    BMKG menyatakan wilayah Jawa Timur sedang dilanda cuaca ekstrem. Hampir seluruh wilayah Jawa Timur akan mengalami hujan dengan intensitas sedang, dengan curah hujan 20-50 milimeter per hari. 

    Agata menjelaskan, untuk kecepatan angin sendiri rata-rata 35-45 kilometer per jam. Karena itu, potensi terjadinya hujan disertai angin kencang sangat tinggi. "Untuk kelembapan udara 60-99 persen dengan suhu rata-rata 20-34 derajat Celsius," tuturnya.

    Adapun Wakil Gubernur Jawa Timur Syaifullah Yusuf mengatakan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jawa Timur bersama pemerintah Kabupaten Sampang masih mewaspadai terjadinya banjir susulan. Meski sudah mulai surut, diperkirakan hujan masih terjadi. "Kami masih siaga di Sampang meski banjir sudah mulai surut," katanya.

    Gus Ipul, sapaan Syaifullah, mengatakan sebanyak 27 ribu penduduk Sampang terdampak banjir. Sebagian besar mengungsi ke tempat-tempat yang tidak terkena banjir. "Mereka ngungsi ke emperan-emperan toko yang dekat dengan rumah mereka, tak mau ngungsi ke posko bencana di pendapa," ucapnya.

    Pemerintah Provinsi Jawa Timur akan memberi bantuan logistik berupa makanan dan minuman. Gubernur Jawa Timur Soekarwo akan memberi bantuan 20 ton beras yang diambil dari Provinsi Jawa Timur. "Dapur umum masih kami fungsikan," tuturnya.

    Banjir di Sampang merupakan banjir susulan akibat meluapnya Sungai Kemuning. Sebanyak tujuh desa dan tiga kelurahan di Sampang terendam banjir.

    EDWIN FAJERIAL


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Erupsi Merapi Dibanding Letusan Raksasa Sejak 7200 Sebelum Masehi

    Merapi pernah meletus dengan kekuatan 4 Volcanic Explosivity Index, pada 26 Oktober 2010. Tapi ada sejumlah gunung lain yang memiliki VEI lebih kuat.