Selasa, 17 September 2019

Ridwan Kamil: 3 Jalan di Bandung Salah Desain, Bikin Macet  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Detik-detik seorang pria bunuh diri di perlintasan kereta api di Jalan Ahmad Yani, Bandung, 22 Agustus 2016. Video rekaman kejadian ini beredar di media sosial. Istimewa

    Detik-detik seorang pria bunuh diri di perlintasan kereta api di Jalan Ahmad Yani, Bandung, 22 Agustus 2016. Video rekaman kejadian ini beredar di media sosial. Istimewa

    TEMPO.COBandung - Wali Kota Bandung Ridwan Kamil mengatakan hasil penelitian dari Bloomberg Philantropies menyatakan Jalan Pahlawan arah Taman Makam Pahlawan Cikutra, Jalan Veteran, dan Simpang Lima Ahmad Yani salah desain sehingga kerap menyebabkan kemacetan. 

    "Jalan Pahlawan tiga jalur itu salah desain karena bertemu dengan satu jalur ke arah Jalan Katamso, akhirnya chaos," kata Ridwan Kamil saat ditemui di Balai Kota Bandung, Rabu, 12 Oktober 2016.

    Dari hasil penelitian Bloomberg Philantropies itu, tiga jalan yang salah desain akan dirombak ulang agar arus lalu lintas di lokasi tersebut lancar. "Kita akan merombak tiga jalan itu pada Januari 2017," ujarnya. 

    Ridwan Kamil menjelaskan, biaya perbaikan tiga jalan tersebut akan menggunakan hibah dari Bloomberg Philantropies. Sebab, Kota Bandung terpilih oleh Bloomberg Philantropies untuk dibantu menjadi salah satu dari sepuluh kota percontohan keselamatan berlalu lintas. 

    "Ini datang dari keilmiahan karena di tiga lokasi ini fatalitas banyak kecelakaan. Maka, untuk mengurangi kecelakaan dan memperlancar lalu lintas, tiga jalan ini akan direvitalisasi," tuturnya.

    Pria yang akrab disapa Kang Emil ini berharap warga Kota Bandung bisa memaklumi jika pada proses perombakan tiga jalan tersebut akan berdampak pada kemacetan. "Memang pasti akan macet karena sedang dibangun ‘obat’ agar tidak macet," ucapnya. 

    PUTRA PRIMA PERDANA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Profil Ketua KPK Firli Bahuri dan Empat Wakilnya yang Dipilih DPR

    Lima calon terpilih menjadi pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi untuk periode 2019-2023. Firli Bahuri terpilih menjadi Ketua KPK.