Kisah Habibie Terpukau Satelit BRI  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Presiden RI ke 3 BJ Habibie, memberikan kata sambutan dalam acara Anugerah Bacharuddin Jusuf Habibie Technology Award ke- 9 kepada peneliti Tim perekayasa Garam Farmasi BPPT, di Jakarta, 18 Agustus 2016. TEMPO/Imam Sukamto

    Presiden RI ke 3 BJ Habibie, memberikan kata sambutan dalam acara Anugerah Bacharuddin Jusuf Habibie Technology Award ke- 9 kepada peneliti Tim perekayasa Garam Farmasi BPPT, di Jakarta, 18 Agustus 2016. TEMPO/Imam Sukamto

    TEMPO.CO, Solo - Presiden Republik Indonesia ketiga, Bacharuddin Jusuf Habibie, mengaku kagum terhadap satelit milik PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. Menurut dia, keberadaan satelit yang diluncurkan Juni lalu tersebut merupakan bukti kemajuan teknologi yang dikuasai anak bangsa.

    "BRI merupakan bank pertama di dunia yang memiliki satelit sendiri," kata Habibie di hadapan peserta Internasional Conference on Islamic Education di The Sunan Hotel, Solo, Senin, 10 Oktober 2016. Belum lama ini, Habibie mendapat kesempatan melihat-lihat fasilitas satelit yang dimiliki bank milik pemerintah itu.

    "Saya berkeliling dari pukul 10.00 sampai 16.00 WIB," ucapnya. Menurut dia, fasilitas tersebut dikelola secara baik melalui teknologi yang sangat canggih.

    Yang paling membuat Habibie kagum, inisiasi serta perancangan satelit dilakukan 27 ahli teknologi anak bangsa. "Mereka adalah para pemuda yang 20 tahun lalu memperoleh beasiswa dari saya," ujar Habibie.

    Selain meningkatkan kinerja bank, keberadaan satelit tersebut mampu menyedot lapangan kerja yang cukup banyak. Menurut Habibie, satelit tersebut dikontrol dan dikelola 2.000 karyawan.

    AHMAD RAFIQ



     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Imam Nahrawi dan Para Menteri di Pusaran Korupsi

    KPK menetapkan Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nahrawi sebagai tersangka. Artinya, dua menteri kabinet Presiden Joko Widodo terjerat kasus korupsi.