Mutasi TNI AD, Danjen Kopassus Serah-Terima Tongkat Komando

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Upacara Penyerahan Satuan Komando Pasukan Khusus di Markas Kopassus Cijantung, Jakarta Timur, 8 Okteober 2016. TEMPO/Yohanes Paskalis

    Upacara Penyerahan Satuan Komando Pasukan Khusus di Markas Kopassus Cijantung, Jakarta Timur, 8 Okteober 2016. TEMPO/Yohanes Paskalis

    TEMPO.CO, Jakarta - Komandan Jenderal Komando Pasukan Khusus (Kopassus) Mayor Jenderal M. Herindra menyerahkan tongkat kepemimpinan kepada penerusnya, Brigadir Jenderal Madsuni, dalam proses pergantian pemimpin dan rotasi di tubuh TNI Angkatan Darat. Upacara penyerahan satuan Kopassus diadakan di Markas Kopassus, Cijantung, Jakarta Timur, Sabtu, 8 Oktober 2016.

    "Saya mohon diri dan minta restu agar dapat mengemban tugas berikutnya sebagai Panglima Komando Daerah Militer III/Siliwangi," ujar Herindra saat memberi sambutan pada upacara tersebut. Tampak deretan tamu yang merupakan purnawirawan Kopassus duduk berdampingan dengan Herindra, yang merupakan Danjen Kopassus ke-28.

    Herindra sempat menyampaikan apresiasi dan pesan kepada satuan yang akan ditinggalkannya. Dia meminta setiap anggota Kopassus meningkatkan kemampuan guna menghadapi ancaman strategis yang berkembang dari waktu ke waktu. "Belajar itu mutlak."

    Seusai upacara penyerahan komando yang berlangsung selama setengah jam sejak pukul 09.00 WIB, rangkaian atraksi diperlihatkan anggota Kopassus. Mereka menampilkan demonstrasi bela diri Yong Moodo dan terjun payung bebas (free fall). Ada pula baris-berbaris alias defile pasukan dan kendaraan.

    Serah-terima jabatan resmi Danjen Kopassus sudah lebih dulu berlangsung di Aula Jenderal Besar A.H. Nasution Mabes Angkatan Darat, Jakarta, Kamis lalu. Sertijab itu dipimpin Kepala Staf Angkatan Darat Jenderal Mulyono.

    YOHANES PASKALIS



     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Wajah Anggota Kabinet Indonesia Maju yang Disusun Jokowi - Ma'ruf

    Presiden Joko Widodo mengumumkan para pembantunya. Jokowi menyebut kabinet yang dibentuknya dengan nama Kabinet Indonesia Maju.