Oesman Sapta Minta Keluarga Tionghoa Bersatu

Oleh:
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Indonesia tidak mengenal perbedaan kelas karena faktor agama, suku, dan asal usul.

    Indonesia tidak mengenal perbedaan kelas karena faktor agama, suku, dan asal usul.

    INFO MPR - Wakil Ketua MPR-RI Oesman Sapta mengajak semua anggota Harapan Kasih (HAKA) Indonesia untuk mencintai Pancasila, UUD NRI Tahun 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika.

    "Di antara kita jangan merasa ada perbedaan dan jangan bersikap eksklusif karena semua itu bisa menimbulkan kecemburuan sosial," ujar Oesman Sapta di hadapan ratusan warga keturunan Tionghoa yang terhimpun dalam HAKA Indonesia di Bandung, Jawa Barat, Kamis, 6 Oktober 2016.

    Kata Oesman, ini penting sebab bangsa Indonesia tidak mengenal perbedaan kelas karena faktor agama, suku, dan asal usul. "Kita semua adalah bangsa Indonesia," tuturnya.

    Oesman menilai hari ini merupakan hari kebangkitan Indonesia karena keluarga HAKA telah berpartisipasi dalam pembangunan nasional. "Keluarga HAKA benar-benar mencintai Indonesia," ujarnya.

    Kata Oesman Sapta, di manapun tempatnya, setiap orang bisa mengabdi. "Walau kita beragam, terdiri dari suku, agama, dan bahasa, tapi kalau sudah menjadi warga negara Indonesia, dia adalah anak bangsa. HAKA juga seperti anak Indonesia lainnya," imbuhnya.

    Oesman berharap organisasi yang menghimpun keturunan Tionghoa ini menjadi contoh bagi organisasi keturunan Tionghoa lainnya. "Mari kita satukan keluarga Tionghoa lainnya untuk sama-sama membangun Indonesia," seru Oesman. (*)


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Wajah Anggota Kabinet Indonesia Maju yang Disusun Jokowi - Ma'ruf

    Presiden Joko Widodo mengumumkan para pembantunya. Jokowi menyebut kabinet yang dibentuknya dengan nama Kabinet Indonesia Maju.