Ruhut Masuk Tim Kampanye Ahok-Djarot, Ini Reaksi Demokrat  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Anggota Komisi III DPR fraksi Partai Demokrat Ruhut Sitompul memberikan keterangan terkait penonaktifan dirinya dari jabatan koordinator juru bicara Partai Demokrat di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, 22 Agustus 2016. ANTARA

    Anggota Komisi III DPR fraksi Partai Demokrat Ruhut Sitompul memberikan keterangan terkait penonaktifan dirinya dari jabatan koordinator juru bicara Partai Demokrat di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, 22 Agustus 2016. ANTARA

    TEMPO.COJakarta - Ketua Divisi Komunikasi Publik Partai Demokrat Imelda Sari mengatakan partainya menghormati keputusan Ruhut Sitompul memilih mendukung Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok-Djarot Saiful Hidayat dalam pemilihan kepala daerah DKI Jakarta 2017. Pilihan Ruhut ini tidak sejalan dengan Demokrat, yang mengusung Agus Harimurti Yudhoyono-Sylviana Murni. 

    Imelda menuturkan partainya menghormati perbedaan pandangan kadernya selama belum menjadi keputusan partai. "Tapi, jika sudah menjadi garis partai, kader wajib menjalankan instruksi pimpinan," katanya saat dihubungi, Rabu, 5 Oktober 2016.

    Ruhut sebagai kader Demokrat, kata Imelda, dituntut aktif memenangkan seluruh pasangan calon kepala daerah yg diusung Partai Demokrat. Namun Ruhut berkukuh mendukung Ahok, bahkan menjadi juru bicara tim suksesnya.

    Baca juga:
    Alasan Ahok Ajak Sophia Latjuba dan Ruhut di Tim Kampanye
    Perang Pilkada di Dunia Maya: Percakapan Soal Ahok Dominan

    Demokrat, kata Imelda, akan menjalankan mekanisme sesuai dengan kode etik serta anggaran dasar dan anggaran rumah tangga. "Komisi Pengawas Partai Demokrat sedang memproses masalah ini," ujarnya.

    Menurut Imelda, Komisi Pengawas Demokrat sudah memanggil Ruhut, tapi belum dipenuhi. Dalam 1-2 hari ke depan, Komisi akan mengeluarkan rekomendasi untuk diberikan kepada pimpinan partai. "Tunggu saja," tuturnya.

    Saat ini, yang lebih penting bagi Demokrat adalah memenuhi target kemenangan 35 persen dari 101 pilkada yang diikuti.

    AHMAD FAIZ

    Baca juga:
    Keterpilihan Ahok Merosot: Inilah 3 Hal Menarik & Mengejutkan 
    Heboh Manifesto Komunis: Polisi Gegabah Sita Buku Malaysia


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Wajah Pemberantasan Rasuah Indonesia di Hari Antikorupsi Sedunia

    Wajah Indonesia dalam upaya pemberantasan rasuah membaik saat Hari Antikorupsi Sedunia 2019. Inilah gelap terang Indeks Persepsi Korupsi di tanah air.