Agus Yudhoyono Jadi Calon Gubernur, Ini Pesan Panglima kepada Anggota TNI

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo saat ditemui di Balai Gatot Subroto Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta Timur,  18 Mei 2016. TEMPO/Yohanes Paskalis

    Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo saat ditemui di Balai Gatot Subroto Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta Timur, 18 Mei 2016. TEMPO/Yohanes Paskalis

    TEMPO.COJakarta - Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo mewanti-wanti anggota TNI tidak terlibat dalam kampanye pemilihan kepala daerah DKI Jakarta. Pesan itu perlu diperhatikan karena ada calon gubernur yang berasal dari TNI, yaitu Agus Harimurti Yudhoyono.

    "Secara psikologis, pasti ada prajuritnya yang akan bersimpati kepadanya dan kemudian mendukungnya. Saya minta netral," ujar Gatot saat dicegat awak media di Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta Timur, Rabu, 5 Oktober 2016.

    Menurut Gatot, tugas anggota TNI, dari pangkat tertinggi hingga terendah, adalah menjaga keamanan dan kedaulatan negara. Karena itu, meski ada anggota TNI yang mencalonkan diri dalam pilkada, tugas utama itu tidak boleh ditinggalkan.

    Gatot mengakui tidak akan mudah memastikan anggota TNI bersikap netral dalam pilkada DKI 2017. Ia berharap masyarakat bisa membantu dengan mengawasi proses pilkada. Apabila ada anggota TNI kedapatan tidak netral, kata Gatot, harus segera dilaporkan ke instansi TNI terdekat.

    "Ada Pos POM, Koramil, Kodim. Sebutkan identitas yang jelas dan apa yang dilakukan, pasti akan kami proses," ucapnya.

    ISTMAN MP


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Komponen Lokal Mobil Esemka Bima, Mesin Masih Impor dari Cina

    Mobil Esemka Bima 1.2 dan Bima 1.3. adalah dua model pikap yang diluncurkan oleh PT Solo Manufaktur Kreasi pada Jumat, 6 September 2019.