November, 125 Ribu Lansia Ikut Program Keluarga Harapan  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ekspresi Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa saat membeberkan rencana Kementerian Sosial di Rakor Program Pemberdayaan Sosial di Bandung, Jawa Barat, 13 April 2016. TEMPO/Prima Mulia

    Ekspresi Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa saat membeberkan rencana Kementerian Sosial di Rakor Program Pemberdayaan Sosial di Bandung, Jawa Barat, 13 April 2016. TEMPO/Prima Mulia

    TEMPO.COJakarta - Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa menargetkan ada penambahan jumlah orang lanjut usia (lansia) yang mengikuti Program Keluarga Harapan akhir tahun ini. Kementerian Sosial kini tengah menyiapkan pelayanan dan bantuan kesejahteraan bagi lansia yang kurang mampu.

    Khofifah mencatat saat ini ada 1,8 juta lansia yang telantar di Indonesia. Ada pula 1,6 juta lansia yang berpotensi telantar. Pemerintah mengakui masih terbatas dalam memberikan bantuan kepada mereka. 

    Baca: Pengakuan Istri Kedua Sanusi Soal Rumah Rp 16,5 Miliar 

    Dari 1,8 juta lansia telantar, baru 30 ribu yang ikut program Keluarga Harapan. “Mulai November bulan depan, kami tambahkan,” katanya di Hotel Bidakara, Jakarta, Selasa, 4 Oktober 2016. 

    Khofifah mengatakan, pada November tahun ini, akan menambah sebanyak 125 ribu lansia kurang mampu untuk mengikuti Program Keluarga Harapan. Namun penambahan itu hanya untuk lansia yang berusia 70 tahun ke atas. Penambahan tersebut dilakukan oleh pemerintah pusat dengan anggaran negara. Dengan demikian, tahun depan ada 155 ribu lansia kurang mampu yang dibantu pemerintah. 

    Simak: Ratna Sarumpaet: Kalau Saya Presiden, Luhut Saya Bui!

    Menurut Khofifah, mereka akan diasuh oleh keluarganya sendiri. Bantuan yang diberikan senilai Rp 200 ribu setiap bulan untuk satu orang lansia. Sedangkan lansia yang telantar akan diserahkan untuk diasuh oleh panti. Ia mengatakan penambahan 125 ribu lansia dilakukan khusus untuk usia 70 tahun ke atas karena keterbatasan pemerintah.

    Baca juga: Raffi Ahmad Selingkuh, Nagita Slavina Menjawab

    Khofifah mengimbau agar para keluarga yang memiliki lansia untuk tidak dibawa ke panti jompo, tapi diasuh di lingkungan keluarga. Pengasuhan oleh anggota keluarga terhadap lansia adalah prioritas, sejalan dengan program dari Kementerian Sosial, Program Keluarga Harapan. 

    DANANG FIRMANTO


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Rincian Pasal-Pasal yang Diduga Bermasalah di Revisi UU KPK

    Banyak pasal dalam perubahan kedua Undang-Undang Komisi Pemberantasan Korupsi, atau Revisi UU KPK, yang disahkan DPR, berpotensi melemahkan KPK.