Cegah Luberan Lumpur Lapindo, KAI Lakukan Berbagai Cara  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Kereta api melintas di samping tanggul baru untuk menahan luapan lumpur di Jatirejo Porong Sidoarjo, Minggu (7/9). ANTARA/Eric Ireng

    Kereta api melintas di samping tanggul baru untuk menahan luapan lumpur di Jatirejo Porong Sidoarjo, Minggu (7/9). ANTARA/Eric Ireng

    TEMPO.CO, Surabaya - PT Kereta Api Indonesia (PT KAI) melakukan berbagai cara guna mencegah luberan lumpur Lapindo menggenangi jalur rel kereta api yang melintasi kawasan Porong, Sidoarjo, Jawa Timur. "Rel kereta api di Porong masih jadi jalur yang rawan," kata Manajer Hubungan Masyarakat PT KAI Daerah Operasi VIII Gatut saat ditemui di kantornya Selasa, 4 Oktober 2016.

    Menurut Gatut, selain luberan lumpur Lapindo yang bisa terjadi sewaktu-waktu, rel kereta api di Porong juga rawan tergenang banjir akibat tingginya curah hujan yang menggenangi Jalan Raya Porong, yang berada di sisi rel kereta api.

    Gatut menjelaskan, rel kereta api di Porong sudah ditinggikan hingga 60 sentimeter. Dengan ketinggian 60 sentimeter diharapkan rel kereta api tidak lagi terendam banjir maupun lumpur Lapindo. “Berdasarkan pengalaman selama ini, tinggi luberan lumpur maupun banjir di Porong sekitar 50 sentimeter," ujarnya.

    Peninggian rel kereta hingga 60 sentimeter, kata Gatut, sudah maksimal. Jika lebih dari 60 sentimeter, rel kereta api lanjutannya juga harus ditinggikan agar ketinggian seluruh jalur rel tidak berbeda terlalu jauh.

    Selain telah meninggikan rel kereta api, kata Gatut, PT KAI membuat selokan di sepanjang rel Porong. Tujuannya untuk menampung luberan air maupun lumpur Lapindo sehingga tidak menggenangi rel kereta api. Air maupun lumpur dari selokan dialirkan ke arah sungai sehingga cepat surut. "Kami lakukan normalisasi saluran untuk mengantisipasi luberan lumpur maupun banjir," ucapnya.

    Meski demikian, diakui Gatut, PT KAI tetap mewaspadai terjadinya genangan yang bisa menutupi jalur rel kereta api di kawasan Porong. Apalagi intensitas hujan hingga saat ini tak menentu. "Mudah-mudahan saja tidak terendam lagi, kami akan selalu waspada," tuturnya.

    Berdasarkan data yang dihimpun Tempo, Jalan Raya Porong maupun rel kereta api pernah lumpuh selama dua pekan gara-gara terendam banjir dari lumpur Lapindo.

    EDWIN FAJERIAL


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Rincian Pasal-Pasal yang Diduga Bermasalah di Revisi UU KPK

    Banyak pasal dalam perubahan kedua Undang-Undang Komisi Pemberantasan Korupsi, atau Revisi UU KPK, yang disahkan DPR, berpotensi melemahkan KPK.