Minggu, 22 September 2019

Tabrak Burung, Pesawat Garuda Batal Terbang ke Jakarta

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pesawat terbang komersil Airbus A330-300 (kiri) dan pesawat terbang komersil Boeing 777-300ER di hanggar Garuda Maintenance Facility, Cengkareng, Tangerang, 1 Februari 2016. PT Garuda Indonesia Tbk (GIAA) mendatangkan Airbus A330-300 dengan Super Diamond Seat Business Class pertama dan Boeing 777-300ER yang kesepuluh. TEMPO/Tony Hartawan

    Pesawat terbang komersil Airbus A330-300 (kiri) dan pesawat terbang komersil Boeing 777-300ER di hanggar Garuda Maintenance Facility, Cengkareng, Tangerang, 1 Februari 2016. PT Garuda Indonesia Tbk (GIAA) mendatangkan Airbus A330-300 dengan Super Diamond Seat Business Class pertama dan Boeing 777-300ER yang kesepuluh. TEMPO/Tony Hartawan

    TEMPO.COJakarta - Penerbangan Garuda Indonesia GA-329 dari Bandar Udara Juanda, Sidoarjo, Jawa Timur, dengan tujuan Jakarta harus tertunda. Sebabnya, beberapa saat setelah lepas landas, pesawat menabrak burung sehingga harus kembali ke bandara.

    "Pesawat B737-800NG take-off dari Juanda pukul 20.30 WIB on time. Lalu mengalami bird strike sehingga kembali ke Bandara Juanda. Kerusakan ditangani dengan melakukan pergantian pesawat," kata Vice President Communications  Garuda Indonesia Benny S. Butarbutar saat dimintai konfirmasi, Ahad, 2 Oktober 2016.

    Walau begitu, Benny mengatakan, seusai pergantian pesawat, penerbangan bisa dilaksanakan pada pukul 23.00 WIB. Pergantian pesawat, kata dia, perlu dilakukan sesuai dengan standar keselamatan dan keamanan. Penumpang penerbangan itu berjumlah 127 orang.

    "Proses pergantian serta penurunan bagasi dan penumpang memang memerlukan waktu, tapi kami tidak bisa mengabaikan faktor safety dan security, sehingga pesawat diganti dulu, barulah terbang kembali," ucapnya.

    Tak ada kerusakan serius yang terjadi pada pesawat yang menabrak burung itu. Benny mengatakan bahkan pesawat tersebut sudah selesai diperbaiki dan akan kembali dipakai dalam penerbangan pada Senin, 3 Oktober 2016, pagi.

    "Di kawasan Bandara Juanda memang kerap ada burung beterbangan. Pihak bandara sebetulnya sudah bekerja keras untuk menanganinya," tuturnya.

    EGI ADYATAMA

    Baca juga:
    Ingat Skandal Papa Minta Saham?  Nama Novanto Dipulihkan: Aneh Sekali!
    Inilah 3 Lokasi Dimas Kanjeng yang Diduga Rahasiakan Uangnya


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Rincian Pasal-Pasal yang Diduga Bermasalah di Revisi UU KPK

    Banyak pasal dalam perubahan kedua Undang-Undang Komisi Pemberantasan Korupsi, atau Revisi UU KPK, yang disahkan DPR, berpotensi melemahkan KPK.