Inilah 3 Lokasi Dimas Kanjeng Diduga Rahasiakan Uangnya  

Reporter

Editor

Bobby Chandra

Dimas Kanjeng Taat Pribadi, bersama dengan tumpukan uang. youtube.com

TEMPO.CO, Probolinggo - Bekas pengikut Padepokan Dimas Kanjeng Taat Pribadi mengungkap adanya dugaan ruang rahasia lainnya yang digunakan untuk menyimpan uang asli milik Dimas Kanjeng Taat Pribadi. Selama ini polisi hanya menyebut ruang rahasia tempat penyimpanan uang di rumah Taat di Padepokan Dimas Kanjeng Taat Pribadi di Desa Wangkal, Kecamatan Gading, Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur.

"Masih ada lagi tiga lokasi rahasia tempat penyimpanan uang yang belum diberi garis polisi," kata Mohammad Abdul Junaidi saat melapor dan memberi keterangan di Kepolisian Resor Probolinggo, Jawa Timur, sejak Sabtu malam sampai Ahad dini hari, 1-2 Oktober 2016. Ruang tersebut bukan bungker di bawah tanah seperti kabar yang selama ini beredar, tapi ruangan di dalam rumah.

Baca: 7 Kesamaan Gatot & Dimas Kanjeng: Modus hingga Soal Seks!

Junaidi mengaku pernah datang ke tiga rumah tempat penympanan uang tersebut. “Saya pernah diajak Ismail Hidayah ke tiga rumah tersebut untuk menaruh uang tapi saya menunggu di luar," katanya. Ismail adalah orang kepercayaan Taat Pribadi, yang diduga tewas di tangan komplotan Dimas Kanjeng. Uang yang disimpan dalam ruang rahasia tersebut, menurut Junaidi, asli.

"Uang itu asli setoran dari para santri termasuk para pejabat dan politisi yang tertarik penggandaan uang,” uajr Junaid. Junaidi berani bersumpah atas keterangannya. “Saya bawa Al-Qur’an dan siap disumpah,” ujarnya. Junaidi adalah teman akrab Ismail Hidayah. "Sejak remaja saya berteman baik dengan almarhum (Ismail) dan pernah kuliah bareng di Situbondo,” ucap Junaidi.

Baca: Dimas Kanjeng Blakblakan ke Anggota DPR, Polisi: Bullshit!

Selain memberi keterangan, Junaidi juga membawa sejumlah barang dan peralatan yang digunakan untuk ritual penggandaan uang. Junaidi bergabung menjadi pengikut Dimas Kanjeng Taat Pribadi atas ajakan Ismail Hidayah sejak 2011. Junaidi mengklaim dia sudah menyetor mahar Rp 202 juta namun penggandaan yang dijanjikan oleh Dimas Kanjeng tak juga terwujud hingga kini.

Junaidi mengaku sering diajak oleh Ismail menyimpan uang asli setoran dari para "santri" yang berasal dari berbagai kalangan ke ruang penyimpanan uang. Ismail salah satu orang kepercayaan Taat yang akhirnya dibunuh. Ismail diduga akan membongkar rahasia penipudan yang dilakukan Taat Pribadi. Selain dijerat pasla pasal pembunuhan berencana, Dimas Kanjeng juga tersangka kasus penipuan.

ISHOMUDDIN

Baca juga:

Ingat Skandal Papa Minta Saham?  Nama Novanto Dipulihkan: Aneh Sekali!
Terungkap, 2 Wanita Ini Diduga Simpan Rahasia Dimas Kanjeng






Anggota TNI Tersangka Mutilasi 4 Warga Papua Diduga Punya Bisnis Gelap Penimbunan BBM

2 hari lalu

Anggota TNI Tersangka Mutilasi 4 Warga Papua Diduga Punya Bisnis Gelap Penimbunan BBM

Gudang yang menjadi lokasi perencanaan pembunuhan dan mutilasi 4 warga Papua diduga juga berfungsi sebagai lokasi penimbunan BBM jenis Solar.


Komnas HAM Duga Tersangka Mutilasi di Mimika Lakukan Aksinya Lebih Dari Sekali

6 hari lalu

Komnas HAM Duga Tersangka Mutilasi di Mimika Lakukan Aksinya Lebih Dari Sekali

Tim Komnas HAM telah melakukan pemeriksaan di lokasi kejadian. Tim juga mewawancarai para pelaku baik dari sipil maupun TNI.


Komnas HAM Sebut Pelaku Mutilasi di Mimika Terhubung ke Bisnis Solar

6 hari lalu

Komnas HAM Sebut Pelaku Mutilasi di Mimika Terhubung ke Bisnis Solar

Komnas HAM meminta para pelaku harus dihukum seberat-beratnya, termasuk pemecatan dari keanggotaan TNI.


Komnas HAM Duga Pelaku Mutilasi di Mimika Sempat Tunda Rencana Pembunuhan

6 hari lalu

Komnas HAM Duga Pelaku Mutilasi di Mimika Sempat Tunda Rencana Pembunuhan

Komisioner Komnas HAM mengatakan diskusi untuk merencanakan pembunuhan itu diduga telah dilakukan beberapa kali oleh pelaku.


Kremlin Bantah Isu Vladimir Putin Jadi Target Pembunuhan

10 hari lalu

Kremlin Bantah Isu Vladimir Putin Jadi Target Pembunuhan

Kantor Presiden Rusia membantah Vladimir Putin telah menjadi target pembunuhan.


Putin Jadi Target Pembunuhan, Mobilnya Diserang Bom

11 hari lalu

Putin Jadi Target Pembunuhan, Mobilnya Diserang Bom

Mobil Presiden Rusia Vladimir Putin diserang bom. Ia berhasil selamat, sementara pengawalnya dikabarkan telah ditangkap.


Rentetan Teror Kekerasan di Kolombia, Total 17 Orang Tewas

13 hari lalu

Rentetan Teror Kekerasan di Kolombia, Total 17 Orang Tewas

Tugas besar masalah keamanan negara harus dihadapi Presiden Kolombia Gustavo Petro.


Geger Aksi Pembunuhan Siang Bolong di Tengah Jalan

16 hari lalu

Geger Aksi Pembunuhan Siang Bolong di Tengah Jalan

Ibu dua di bunuh di San Mateo, California menjadi korban pembunuhan di siang bolong.


Misteri Jasad di Sungai Bengawan Solo Terungkap, Polres Sukoharjo Tetapkan 3 Tersangka

16 hari lalu

Misteri Jasad di Sungai Bengawan Solo Terungkap, Polres Sukoharjo Tetapkan 3 Tersangka

Polres Sukoharjo berhasil mengungkap misteri penemuan jenazah pria di Sungai Bengawan Solo pada Juli lalu. Tiga orang menjadi tersangka.


Extra Judicial Killing, Kategori Kasus Pembunuhan Seperti Apa?

23 hari lalu

Extra Judicial Killing, Kategori Kasus Pembunuhan Seperti Apa?

Extra judicial killing berarti pembunuhan di luar proses hukum