Minggu, 22 September 2019

Tujuh Calon Anggota Jemaah Haji WNI Via Filipina Dipulangkan

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Menlu Retno LP Marsudi usai sidang tahunan MPR-DPR-DPD RI di Gedung Nusantara, Senayan, Jakarta Pusat, 16 Agustus 2016. TEMPO/YOHANES PASKALIS

    Menlu Retno LP Marsudi usai sidang tahunan MPR-DPR-DPD RI di Gedung Nusantara, Senayan, Jakarta Pusat, 16 Agustus 2016. TEMPO/YOHANES PASKALIS

    TEMPO.CO, Jakarta - Tujuh dari sembilan warga negara Indonesia yang ditahan di Filipina terkait dengan kasus berhaji via Filipina telah dipulangkan. Tujuh WNI tersebut tiba pada Sabtu dinihari, 1 Oktober 2016.

    "Kami ingin menyampaikan terkait dengan sembilan WNI sisa kasus calon haji bahwa tujuh dari sembilan WNI itu telah tiba di Jakarta," kata Menteri Luar Negeri Retno Marsudi di kediaman Panglima TNI, Jalan Merdeka Barat, Jakarta, Minggu, 2 Oktober 2016.

    Tujuh WNI tersebut merupakan bagian dari 177 calon haji yang akan berangkat dari Filipina. Sebanyak 168 di antaranya telah dipulangkan lebih dulu. Sedangkan sembilan lain belum dipulangkan lantaran mampu berbahasa Inggris, sehingga hendak dimintai keterangan.

    Sebanyak 177 korban ini sebelumnya juga sempat ditempatkan di tahanan sipil. Selain memintai keterangan sembilan orang tersebut, pihak Filipina telah memeriksa sekitar 30 saksi. Berdasarkan keterangan korban, penyidik kemudian memeriksa 28 saksi terkait dengan agen perjalanan. Kemudian pada 26 Agustus 2016, mereka baru dipindahkan ke Kedutaan Besar RI di Filipina.

    Retno menuturkan dua orang lain akan segera dibebaskan dalam waktu dekat. "Mereka akan dibawa ke Indonesia pada Senin besok pagi," ujar Retno.

    Selain itu, masih terdapat 103 WNI yang pulang dari berhaji di Manila. Mereka, menurut Retno, tidak menggunakan paspor Indonesia. Mereka akan segera dipulangkan setelah mendapatkan order of clearance.

    MAWARDAH NUR HANIFIYANI



     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Imam Nahrawi Diduga Terjerat Dana Hibah

    Perkara dugaan korupsi Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nahrawi bermula dari operasi tangkap tangan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi pada 18 Desembe