Tak Jadi Ketua Tim Pemenangan Ahok, Ini Tugas Baru Nusron  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Kepala BNP2TKI, Nusron Wahid, menghadiri serah terima jabatan di Kantor BNP2TKI, Jakarta, 28 November 2014. TEMPO/Wisnu Agung Prasetyo

    Kepala BNP2TKI, Nusron Wahid, menghadiri serah terima jabatan di Kantor BNP2TKI, Jakarta, 28 November 2014. TEMPO/Wisnu Agung Prasetyo

    TEMPO.COJakarta - Ketua Koordinator Bidang Pemenangan Pemilu Wilayah Indonesia 1 Partai Golongan Karya (Golkar) Nusron Wahid mengumumkan tim pemenangan pasangan calon gubernur dan wakil gubernur Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok dan Djarot Saiful Hidayat akan dipimpin Prasetio Edi Marsudi.

    Padahal sebelumnya Nusron disebut-sebut yang akan memimpin tim pemenangan Ahok-Djarot. Prasetio merupakan Sekretaris Dewan Pimpinan Daerah Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan DKI Jakarta sekaligus Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah DKI Jakarta.

    Setelah terpilihnya Prasetio, Nusron mengatakan dia akan berfokus pada pemenangan pasangan calon kepala daerah lainnya, khususnya untuk pasangan calon yang berasal dari Partai Golkar. Nusron akan mengawal pemilihan kepala daerah yang berada di Banten, Bangka Belitung, dan Aceh.

    "Saya kan Ketua Koordinator Bapilu Jawa-Sumatera, saya akan mengendalikan seluruh proses pilkada yang didukung Partai Golkar di Jawa dan Sumatera," kata Nusron di Rumah Lembang, Menteng, Jakarta Pusat, Jumat, 30 September 2016.

    Adapun dalam tim sukses Ahok-Djarot, Nusron menempati posisi sebagai chief of the commander atau ketua komando pemenangan. Selain Nusron, Djarot ditunjuk untuk menempati posisi yang sama. "Jadi nanti saya dan Pak Djarot sama-sama jadi commander di Jakarta," ujar Nusron.

    Untuk sementara, Nusron mengatakan, susunan tim pemenangan pun belum terbentuk. Susunan pemenangan baru akan diumumkan sebelum Selasa, 4 Oktober nanti. Selain itu, Rumah Lembang tetap dijadikan salah satu posko pemenangan dan penampungan aspirasi untuk pasangan Ahok-Djarot.

    "Nanti akan ada posko-posko lain. Prinsipnya, kalau perlu, satu kelurahan satu posko. Makin banyak makin baik. Untuk akses informasi, kami akan pakai tempat yang paling strategis," tutur Nusron.

    LARISSA HUDA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Wajah Anggota Kabinet Indonesia Maju yang Disusun Jokowi - Ma'ruf

    Presiden Joko Widodo mengumumkan para pembantunya. Jokowi menyebut kabinet yang dibentuknya dengan nama Kabinet Indonesia Maju.