Minggu, 22 September 2019

Gempa 5,1 SR Guncang Maluku Barat, Tidak Ada Tsunami  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Auditorium DPRD Provinsi Maluku mengalami kerusakan berat akibat gempa tektonik yang mengguncang Ambon, Maluku, 29 Desember 2015. ANTARA/Izaac Mulyawan

    Auditorium DPRD Provinsi Maluku mengalami kerusakan berat akibat gempa tektonik yang mengguncang Ambon, Maluku, 29 Desember 2015. ANTARA/Izaac Mulyawan

    TEMPO.CO, Ambon - Gempa tektonik berkekuatan 5,1 skala Richter mengguncang Kabupaten Maluku Barat Daya, Provinsi Maluku, pada Jumat, 30 September 2016, pukul 06.49 WIT.

    Data yang diperoleh dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Ambon menyebutkan, episentrum gempa berada 6.35 Lintang Selatan dan 128.10 Bujur Timur dengan kedalaman 348 kilometer di bawah permukaan laut.

    Lokasi gempa berada pada posisi 248 kilometer timur laut Kabupaten Maluku Barat Daya, Provinsi Maluku, dan tidak berpotensi gelombang pasang (tsunami). Gempa tidak membuat panik warga setempat yang secara geografis berbatasan dengan negara tetangga, Timor Leste, karena guncangannya tidak terasa.

    Provinsi Maluku merupakan salah satu daerah rawan gempa dan tsunami karena terletak pada pertemuan tiga lempeng besar, yakni Pasifik, Indo Australia, dan Eurasia. Lempeng Indo-Australia yang masuk ke bawah lempeng Eurasia bertemu dengan Lempeng Pasifik, sehingga mengakibatkan patahan yang tidak beraturan.

    ANTARA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Rincian Pasal-Pasal yang Diduga Bermasalah di Revisi UU KPK

    Banyak pasal dalam perubahan kedua Undang-Undang Komisi Pemberantasan Korupsi, atau Revisi UU KPK, yang disahkan DPR, berpotensi melemahkan KPK.