Jaksa Agung Ungkap Persamaan Kasus Mirna dengan Munir

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Terdakwa kasus dugaan pembunuhan Mirna Salihin, Jessica Kumala Wongso saat mendengarkan keterangan saksi meringankan dalam sidang lanjutan di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, 26 September 2016. Menjalani sidang ke-25 ini, Jessica tampil beda dengan mengenakan kacamata. TEMPO/Eko Siswono Toyudho

    Terdakwa kasus dugaan pembunuhan Mirna Salihin, Jessica Kumala Wongso saat mendengarkan keterangan saksi meringankan dalam sidang lanjutan di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, 26 September 2016. Menjalani sidang ke-25 ini, Jessica tampil beda dengan mengenakan kacamata. TEMPO/Eko Siswono Toyudho

    TEMPO.COJakarta - Jaksa Agung H.M. Prasetyo mengatakan pihaknya mendatangkan saksi dari Australia untuk persidangan kasus kopi sianida dengan terdakwa Jessica Kumala Wongso. Prasetyo mengatakan saksi tersebut datang melalui mutual legal assistance.

    Prasetyo mengatakan syarat yang diajukan saksi asal Australia tersebut menjamin ketiadaan tuntutan hukuman mati. "Kami putuskan oke, tapi kami sampaikan bahwa keputusan itu wewenang hakim," katanya saat rapat kerja Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat di kompleks parlemen Senayan, Jakarta, Senin, 26 September 2016.

    Prasetyo menjelaskan, Jessica dijerat dengan Pasal 340 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana tentang pembunuhan berencana dengan dakwaan tunggal. Sebab, kata dia, pembunuhan dengan racun biasanya sudah direncanakan sebelumnya. "Ini hampir sama dengan pembunuhan Munir," tuturnya.

    Baca: Jessica Pesan Minuman, Mirna: Untuk Apa Pesan Dulu?

    Hari ini adalah sidang ke-25 Jessica atas pembunuhan terhadap Wayan Mirna Salihin, yang tewas karena kopi bersianida. Prasetyo mengatakan persidangan berkutat pada petunjuk antara pro dan kontra terhadap terdakwa. "Kami tunggu proses ini hingga bermuara pada putusan hakim," katanya.

    Sidang ke-25 digelar tersebut di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat. Pengacara Jessica menghadirkan saksi ahli hukum pidana dari Universitas Islam Indonesia (UII), Mudzakkir.

    SimakKeluarga Jessica Tak Pernah Hadiri Sidang, Ini Alasannya

    Majelis hakim memberi waktu tambahan sehari bagi kuasa hukum Jessica dan jaksa penuntut umum untuk mendatangkan saksi. Dalam persidangan terakhir, tim JPU memang berencana mendatangkan tiga saksi fakta ke persidangan. Salah satu JPU, Melanie, mengatakan ketiga saksi itu berasal dari Australia.

    ARKHELAUS W.

    Baca juga:
    Pilkada DKI: Awas, Tiga Jebakan Ini Bisa Kini Ahok Kalah
    Anies Bisa Kalahkan Ahok? Ini 5 Hal Mengejutkan di Pilkada DKI


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Rincian Pasal-Pasal yang Diduga Bermasalah di Revisi UU KPK

    Banyak pasal dalam perubahan kedua Undang-Undang Komisi Pemberantasan Korupsi, atau Revisi UU KPK, yang disahkan DPR, berpotensi melemahkan KPK.