Kalla Optimistis Pilkada 2017 Berlangsung Aman  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Kendaraan Bro=imob disiapkan dalam simulasi konflik dan pengamanan pimpinan KPU untuk Pilkada serentak, di Gedung KPU, Jakarta, 17 September 2016. TEMPO/Aditia Noviansyah

    Kendaraan Bro=imob disiapkan dalam simulasi konflik dan pengamanan pimpinan KPU untuk Pilkada serentak, di Gedung KPU, Jakarta, 17 September 2016. TEMPO/Aditia Noviansyah

    TEMPO.COJakarta - Wakil Presiden Jusuf Kalla mengaku optimistis pelaksanaan pemilihan kepala daerah serentak pada 2017 akan aman. "Saya yakin pilkada aman. Pengalaman yang lalu semua aman," kata Kalla di Bandara Soekarno-Hatta, Senin, 26 September 2016.

    Kalla berharap pilkada di tempat yang dianggap rawan, seperti Aceh dan Papua Barat, juga akan aman.

    Menteri Koordinator Politik, Hukum, dan Keamanan Wiranto mengatakan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) telah mengeluarkan indeks kerawanan pelaksanaan pemilu di berbagai daerah. Dari indeks tersebut, Aceh, Papua, dan DKI dianggap punya indeks kerawanan yang relatif lebih tinggi dibanding daerah lain.

    Baca: Hannah Al Rashid Cerita Cewek Seksi & Buka Baju di Warkop

    Namun Wiranto mengatakan indeks itu tidak permanen. "Itu kan dinamis, bukan berarti kalau rawan, rawan terus. Ada upaya-upaya untuk turunkan itu," ujar Wiranto.

    Dia mengatakan indeks itu menjadi semacam early warning system atau peringatan dini bagi aparat keamanan dan forum pimpinan daerah untuk mengeliminasi sehingga indeks itu berkurang. "Dan masih ada waktu untuk menurunkan indeks itu," tutur Wiranto.

    Baca Juga: Biar Kebal Tudingan Miring soal Janda, Ini Aksi Dian Pelangi

    Wiranto mengatakan indeks kerawanan pemilu dilakukan berdasarkan survei. Dari situ ada indikasi-indikasi kerawanan. Faktor kerawanan bisa hadir karena tingginya eskalasi politik atau emosional konflik pemilih.

    Wiranto berharap ada penurunan indeks dari upaya yang dilakukan aparat keamanan dan pimpinan daerah. "Sehingga, saat pilkada dilakukan, kita harapkan indeks turun." 

    AMIRULLAH

    Simak: Anissa Pohan Lengket, Semobil dengan Agus Yudhoyono, Lalu..
                 Kesaksian Detik-detik Ibu & Anak Jatuh dari JPO Pasar Minggu


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Rincian Pasal-Pasal yang Diduga Bermasalah di Revisi UU KPK

    Banyak pasal dalam perubahan kedua Undang-Undang Komisi Pemberantasan Korupsi, atau Revisi UU KPK, yang disahkan DPR, berpotensi melemahkan KPK.