Deddy Ajak Sineas Bikin Film di Jawa Barat

Oleh:
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Penampilan artis ternama tanah air menggebrak suasana malam ipuncak 29 Tahun Festival Film Bandung 2016

    Penampilan artis ternama tanah air menggebrak suasana malam ipuncak 29 Tahun Festival Film Bandung 2016

    INFO NASIONAL - Wakil Gubernur Jawa Barat Deddy Mizwar mengajak kepada para sineas tanah air  untuk  menjadikan Jawa Barat sebagai lokasi pembuatan film. "Di Jawa Barat, dan bagian bumi Indonesia lainnya, banyak terdapat ‘surga tersembunyi’ yang layak ‘dijual’," kata Deddy pada acara Malam Penghargaan Festival Film Bandung(FFB) ke - 29, di Monumen Perjuangan Rakyat Jawa Barat (Monju), Sabtu 24 September 2016.

    Menurut Deddy, dengan diangkatnya daerah pada sebuah film, tentu kedepan akan menarik kunjungan wisatawan, baik domestik maupun mancanegara. sehingga nantinya dapat mendorong tumbuhnya perekonomian daerah dan kesejahteraan masyarakat di sekitarnya.

    Seperti tahun - tahun sebelumnya, FFB juga memberikan dua penghargaan Lifetime Achievement bagi insan perfilman yang dinilai berkontribusi dalam sejarah film Indonesia. Tahun ini, Lifetime Achievment Award diberikan kepada  Niniek L. Karim, dan Henky Solaiman.

    Terkait dengan bencana alam yang menimpa  Garut  dan Sumedang, Deddy juga mengajak insan perfilman tanah air untuk bersama -sama membantu para korban. Selain itu, dirinya ingin ke depan sineas dapat membuat film yang mengangkat tema lingkungan hidup, agar dapat memberikan edukasi kepada khalayak untuk lebih peduli terhadap kelestarian lingkungan.

    Malam Puncak 29 Tahun Festival Film Bandung 2016 pun berlangsung meriah. Penampilan musisi serta artis ternama tanah air menggebrak suasana malam itu. Hadir diantaranya Gigi, Melly Goeslaw dan Marthin Lio, Cakra Khan, Aliando Syarief, Prilly Latuconsina, Doel Sumbang, Hetty Koes Endang, dan Shae.

    Hadir dalam acara tersebut antara lain Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan, Sekda Jabar Iwa Karniwa, Kepala Badan Ekonomi Kreatif Triawan Munaf, dan Walikota Bandung Ridwan Kamil. (*)


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Rincian Pasal-Pasal yang Diduga Bermasalah di Revisi UU KPK

    Banyak pasal dalam perubahan kedua Undang-Undang Komisi Pemberantasan Korupsi, atau Revisi UU KPK, yang disahkan DPR, berpotensi melemahkan KPK.