5 Penambang Emas di Lebong Terjebak di Lubang Tambang

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Tempo/Firman Hidayat

    Tempo/Firman Hidayat

    TEMPO.CO, Bengkulu - Empat penambang emas tradisional di Desa Air Aseak,  Kecamatan Pinang Belapis Kabupaten Lebong,  masih terjebak dalam lubang tambang akibat tanah longsor yang terjadi pada Jum'at malam, 23 September 2016.

    "Hingga saat ini proses  evakuasi masih dilakukan bersama warga," kata Edi Samudera, Kepala Sub bidang  Logistik Penanggulangan Bencana BPBD Lebong, Provinsi Bengkulu.

    Menurut Edi Samudera, satu penambang berhasil diselamatkan dengan kondisi lemah. yakni Sahnan bin Hanafi,  30 tahun asal Desa Taba Sebrang Kabupaten Lebong.

    Sementara empat penambang lain yang masih terjebak adalah Men, 35,  asal Desa Pangkalan Uram Jaya;  Sandra, 30,  asal Desa Bentangur; Supri, 30, asal Desa Tes; dan Andi, 30,  dari Desa Tambang Sawah.

    Proses evakuasi menemui hambatan karena sulitnya menuju lokasi pertambangan. Tim penyelamat harus berjalan kaki selama tiga jam.

    Dugaan sementara kata dia, longsor disebabkan hujan deras yang mengguyur wilayah tersebut.
    "Seperti diketahui Lebong yang didominasi perbukitan merupakan wilayah rawan longsor," katanya.

    PHESI ESTER JULIKAWATI


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kapal Selam 44 Tahun KRI Nanggala 402 Hilang, Negara Tetangga Ikut Mencari

    Kapal selam buatan 1977, KRI Nanggala 402, hilang kontak pada pertengahan April 2021. Tiga jam setelah Nanggala menyelam, ditemukan tumpahan minyak.