Ahok Sudah Tahu Gerak-gerik Sylviana Dua Tahun Terakhir

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok meresmikan Ruang Publik Terpadu Ramah Anak (RPTRA) Tanjung Elang Berseri di Pulau Pramuka, Kelurahan Pulau Panggang, Kecamatan Kepulauan Seribu Utara, 20 September 2016. TEMPO/Larissa

    Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok meresmikan Ruang Publik Terpadu Ramah Anak (RPTRA) Tanjung Elang Berseri di Pulau Pramuka, Kelurahan Pulau Panggang, Kecamatan Kepulauan Seribu Utara, 20 September 2016. TEMPO/Larissa

    TEMPO.CO, Jakarta - Deputi Gubernur DKI Jakarta Bidang Pariwisata dan Kebudayaan Sylviana Murni resmi diusung Koalisi Cikeas untuk menjadi calon wakil gubernur mendampingi Agus Harimurti Yudhoyono. Duet ini dimotori Partai Demokrat dan didukung tiga partai, yakni Partai Persatuan Pembangunan, Partai kebangkitan Bangsa, dan Partai Amanat Nasional.

    Gubernur Jakarta Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok mengaku telah mengetahui jejak politik Sylviana, yang juga bawahannya. Menurut Ahok, penggalangan dukungan Sylviana sudah diketahui sejak dua tahun belakangan. "Dia kumpulkan orang Betawi, mantan pejabat. Saya sengaja (biarkan). Saya sengaja dorong, kok," kata Ahok di Balai Kota, Jumat, 23 September 2016.

    Baca juga:

    Aryani Mengaku Dilempar Setrika, Inilah Reaksi Mario Teguh
    Mengejutkan Gadis Ini Brkedip Setelah 300 Tahun Kematiannya

    Namun, Ahok tidak menganggap Sylviana sebagai lawan berat. Pasalnya, kata Ahok, segala penilaian tergantung pandangan masyarakat. Tak hanya Sylviana, Ahok juga mengaku membiarkan Sekretaris Daerah Saefullah menggalang dukungan selama menjabat di pemerintah DKI Jakarta. "Justru saya bilang semakin banyak yang nyalon, semakin banyak yang jadi pejabat, yang diuntungkan warga Jakarta," kata Ahok.

    Sylviana menampik pernyataan Ahok. Selama ini ia menjalin hubungan dengan siapa pun. Hubungannya dengan partai selama ini baik-baik saja. Soal tudingan Ahok itu, Sylviana tak mau ambil pusing. "Kebetulan saya banyak tugas di sini (sebagai PNS). Enggak sempat ketemu partai. Saya di sini sebagai Deputi Gubernur. Yang jelas saya dari dulu pelayan masyarakat," ujar Sylviana.

    Baca: Absen di Cikeas, Ruhut: Aku Tak Mau Abu-abu, Aku Dukung Ahok

    Sebelum dicalonkan Koalisi Cikeas, Sylviana pernah menjalani uji kepatutan atau fit and proper test bersama Partai Gerindra untuk mencari pendamping Sandiaga Uno. Agus akan meninggalkan kariernya di dunia militer dan Sylviana mundur sebagai bawahan Ahok. Agus dan Sylviana berencana mendaftarkan diri ke Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Jakarta sore ini pukul 19.00 WIB. Keduanya akan didampingi empat partai pengusungnya.

    LARISSA HUDA

    Catatan: Artikel ini sudah mengalami revisi judul pada 25 September 2016, pukul 21.44 agar lebih sesuai isi. Judul sebelumnya: Ahok Cium Pergerakannya, Wanita Ini Mengaku Hanya Melayani.

    Baca juga:
    Awas, Tiga Jebakan Ini Bisa Sebabkan Ahok Keok di Pilkada!
    Mengejutkan Gadis Ini Berkedip Setelah 300 Tahun Kematiannya

     


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Menunggu Dobrakan Ahok di Pertamina

    Basuki Tjahaja Purnama akan menempati posisi strategis di Pertamina. Ahok diperkirakan akan menghadapi banyak masalah yang di BUMN itu.