Bareng Mulan Jameela, Ahmad Dhani Daftar Jadi Bupati Bekasi

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Bakal calon Gubernur musikus Ahmad Dhani, saat mengikuti Silahturahmi Bakal Calon Gubernur DKI Jakarta, di Jakarta, 12 Februari 2016. TEMPO/Imam Sukamto

    Bakal calon Gubernur musikus Ahmad Dhani, saat mengikuti Silahturahmi Bakal Calon Gubernur DKI Jakarta, di Jakarta, 12 Februari 2016. TEMPO/Imam Sukamto

    TEMPO.CO, Bekasi - Pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Bekasi, Sadudin dan Ahmad Dhani, resmi mendaftarkan diri ke kantor Komisi Pemilihan Umum Daerah Kabupaten Bekasi, Jumat, 23 September 2016. Pasangan "SAH" itu siap bertarung dengan empat pasangan yang sudah mendaftar lebih dulu.

    Pasangan yang diusung Partai Keadilan Sejahtera, Partai Demokrat, dan Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) itu mendaftar ke kantor KPUD di Kecamatan Kedungwaringin, sekitar pukul 14.30 WIB. Pasangan itu menaiki delman dari Taman Cimantik yang berjarak satu kilometer dari kantor KPU dengan diarak ribuan massa.

    Sejumlah orang terdekat tampak mendampingi kedua pasangan tersebut. Istri Ahmad Dhani, Mulan Jameela, bersama anak perempuannya juga hadir. Sebelum mendaftar, Ahmad Dhani sungkem lebih dulu kepada ibunya. "Kami ingin merebut takdir untuk membangun Kabupaten Bekasi," kata Saduddin, Jumat, 23 September 2016.

    Ahmad Dhani menyatakan siap seratus persen bertarung di pilkada Kabupaten Bekasi bersama dengan pasangannya Saduddin. Ia mengaku ingin berbakti kepada masyarakat melalui pemerintahan. "Tuhan mengirim ustaz Saduddin, lalu melamar menjadi wakilnya," kata dia. "Saya tidak ingin mengecewakan ustaz Sa'duddin."

    Ketua KPUD Kabupaten Bekasi Idam Kholik mengatakan tercatat sudah lima pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Bekasi mendaftar. Di antaranya Neneng Hasanah Yasin-Eka Supriatmadja (Partai Golkar, Hanura, PAN, dan NasDem), Meiliana Kadir-Abdul Kholik (PDI Perjuangan, PKB, PPP, dan PBB), serta Saduddin-Ahmad Dhani (PKS, Gerindra, dan Demokrat).

    Dari jalur independen, ada dua pasang calon yaitu Obon Tabroni-Bambang dan Iin Farihin-KH Mahmud. "Hari ini merupakan pendaftaran terakhir, kemudian kami akan verifikasi persyaratan sampai dengan 29 September mendatang," kata Idham.

    ADI WARSONO


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    ODP dan Isolasi Mandiri untuk Pemudik saat Wabah Virus Corona

    Tak ada larangan resmi untuk mudik saat wabah virus corona, namun pemudik akan berstatus Orang Dalam Pemantauan dan wajib melakukan isolasi mandiri.