Minggu, 22 September 2019

Para Tetangga Dukung Anies Maju Lawan Ahok  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Anies Baswedan dan Sandiaga Uno berjalan bersama seusai Salat Jumat di Masjid At-Taqwa Sriwijaya, Jumat, 23 September 2016. Amirullah/Tempo

    Anies Baswedan dan Sandiaga Uno berjalan bersama seusai Salat Jumat di Masjid At-Taqwa Sriwijaya, Jumat, 23 September 2016. Amirullah/Tempo

    TEMPO.CO, Jakarta - Sejumlah tetangga Anies Baswedan mendukung mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan itu maju sebagai calon Gubernur DKI Jakarta. Menurut sejumlah keterangan tetangga, Anies dikenal sebagai sosok sederhana dan merakyat.

    Salah satunya seperti yang disampaikan Hotma Sihombing. Perempuan 52 tahun itu berujar warga sekitar sangat antusias mendukung pencalonan Anies. Menurut dia, Anies sosok yang ideal untuk memimpin Jakarta. "Orangnya baik dan merakyat. Sering bantu dan ikut kegiatan warga," katanya saat ditemui Tempo di rumahnya, di Jalan Lebak Bulus II Dalam, Jakarta Selatan, Jumat, 23 September 2016.

    Hal serupa diungkapkan Ade Holidah, 38 tahun. Tetangga yang selisih tiga rumah dari rumah Anies tersebut mengagumi kepribadian mantan rektor Universitas Paramadina itu. Kata dia, Anies kerap turun tangan membantu kegiatan warga. Bahkan, Ade berujar, Anies sempat membantu menguburkan jenazah suaminya. "Pak Anies ikut becek-becek menguburkan suami saya. Dia orang yang sangat peduli dengan warganya."

    Ade mengungkapkan Anies juga kerap mengizinkan warga memanfaatkan rumahnya untuk kegiatan. Misalnya pemeriksaan kesehatan gratis, tahlilan anak muda dan orang tua, tempat bermain anak-anak, tempat konsultasi para ibu kepada istri Anies, dan lainnya. "Rumah beliau kayak rumah kami semua. Rumputnya sering terinjak-injak kalau ada acara, tapi dia enggak pernah marah," tutur ibu dua anak itu.

    Diberitakan sebelumnya, Anies dikabarkan menerima pinangan koalisi Partai Gerindra dan Partai Keadilan Sejahtera untuk menjadi calon gubernur dalam pemilihan kepala daerah DKI Jakarta 2017. Sandiaga Uno pun santer disebut sebagai calon pendamping Anies maju dalam pilkada.

    Kabar itu diperkuat ketika keduanya salat Jumat di Masjid At-Taqwa Sriwijaya, Kebayoran Baru, Jakarta. Seusai salat, mereka berjalan kaki menuju Sekretariat Indonesia Mengajar yang berjarak 200 meter dari masjid. Namun, keduanya enggan menjawab apakah keduanya pasangan yang akan diumumkan koalisi Partai Gerindra dan PKS. Tak lama berada di dalam Sekretariat Indonesia Mengajar, Sandiaga pun keluar lagi menggunakan mobil. Dia bergerak menuju rumah orang tuanya untuk kemudian menuju Jalan Kertanegara Nomor IV, yang merupakan rumah Prabowo Subianto.

    Adapun dua kandidat pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta, yakni Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok dan Djarot Syaiful Hidayat dari Koalisi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan, serta Agus Harimurti Yudhoyono dan Sylviana Murni dari Koalisi Partai Demokrat.

    DEWI SUCI RAHAYU | AMIRULLAH


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Rincian Pasal-Pasal yang Diduga Bermasalah di Revisi UU KPK

    Banyak pasal dalam perubahan kedua Undang-Undang Komisi Pemberantasan Korupsi, atau Revisi UU KPK, yang disahkan DPR, berpotensi melemahkan KPK.