Korban Banjir Garut Akan Dapat Hunian Tetap

Oleh:
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • RSUD Dr Slamet Garut yang terdampak banjir bandang Sungai Cimanuk hari ini kondisinya sudah bersih.

    RSUD Dr Slamet Garut yang terdampak banjir bandang Sungai Cimanuk hari ini kondisinya sudah bersih.

    INFO NASIONAL - Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa mengatakan warga dari 380 rumah yang hancur akibat tergerus luapan air Sungai Cimanuk akan memperoleh Huntap (hunian tetap), yang saat ini bangunannya tengah dipersiapkan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR).

    “Saya sudah berkoordinasi dengan Kementerian PUPR untuk menyiapkan Huntap-nya bila Pemkab Garut sudah memutuskan tempat dibangunnya, lalu isi Huntap itu dari Kemensos,” kata Khofifah yang didampingi Wakil Gubernur Jawa Barat Deddy Mizwar saat meninjau penampungan para korban banjir di Garut, Kamis, 22 September 2016.

    Untuk sementara, menurut Khofifah, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) akan menyiapkan Huntara (hunian sementara), yaitu berupa nominal uang untuk menyewa kontrakan.

    “Selama mereka dalam persiapan Huntap, BNPB menyiapkan Huntara. Biasanya berupa uang untuk sewa kontrakan, yang penting mereka bisa melanjutkan hidupnya kembali,” ujarnya.

    Khofifah menyatakan keprihatinan dan belasungkawa kepada para korban dan menyerahkan bantuan secara simbolis kepada para ahli waris yang ditinggalkan keluarganya. Dia berharap, Pemkab Garut segera mengidentifikasi data semua warga yang terdampak banjir agar santunan 900 ribu per jiwa dan Bantuan Santunan Kematian (BSK) sebesar Rp 15 juta untuk ahli waris kepada para korban dapat segera diserahkan.

    “Ini sebagai tanda duka cita dari kami. Bagi yang belum teridentifikasi ahli warisnya, kami tunggu datanya agar segera kami tangani bantuannya,” ucapnya.

    Untuk bantuan logistik, Kemensos sendiri memiliki Cadangan Beras Pemerintah (CBP) 100 ton yang siap diserahkan. Bila belum mencukupi, Pemerintah Provinsi Jawa Barat bisa mengajukan kepada Kemensos melalui SK Gubernur agar CBP bisa ditambah menjadi 200 ton.

    “Kita punya CBP dan SOP-nya seperti itu, dan kami berharap kebutuhan logistik bisa terpenuhi,” ujarnya.

    Sementara itu, Deddy Mizwar mengatakan masyarakat yang ingin memberikan bantuan kepada para korban dapat menghubungi Dinas Sosial Jawa Barat, yang selanjutnya akan diserahkan kepada para korban.

    Deddy mendapat kabar dari rekan sesama aktornya di Jakarta bahwa para artis dan seniman telah menggalang dana untuk para korban banjir Garut.

    “Kemarin saya dapat WA dari aktor Reza Rahadian bahwa beberapa artis akan menggalang dana untuk Garut. Saya kira ini bencana kemanusiaan yang tidak bisa kita duga,” katanya.

    Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Barat dr Alma Lucyati mengatakan RSUD Dr Slamet Garut yang juga terimbas banjir bandang Sungai Cimanuk hari ini kondisinya sudah berangsur-angsur bersih. Sebagian belum karena memang kondisinya harus selalu dilakukan pengulangan pembersihan.

    “Diskes Provinsi membantu disinfektan karena banyak kotoran, kaporit, pembersih lantai, kantong mayat, dan obat-obat emergency. Tadi malam dari Kemenkes RI mengirimkan bantuan makanan tambahan biskuit untuk bayi dan ibu hamil,” katanya. (*)


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Wajah Anggota Kabinet Indonesia Maju yang Disusun Jokowi - Ma'ruf

    Presiden Joko Widodo mengumumkan para pembantunya. Jokowi menyebut kabinet yang dibentuknya dengan nama Kabinet Indonesia Maju.