Tentara Perempuan Kodam Sriwijaya Boleh Berhijab  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Prajurit Korps Wanita Angkatan Darat (Kowad) Kodam II Sriwijaya mengenakan hijab saat bertugas. Sesuai Surat Edaran Kasad pada 12 Agustus 2016, Kowad muslim dipersilakan mengenakan hijab.(dok. Kodam II)

    Prajurit Korps Wanita Angkatan Darat (Kowad) Kodam II Sriwijaya mengenakan hijab saat bertugas. Sesuai Surat Edaran Kasad pada 12 Agustus 2016, Kowad muslim dipersilakan mengenakan hijab.(dok. Kodam II)

    TEMPO.CO, Palembang - Prajurit perempuan Tentara Nasional Indonesia, khususnya dari satuan angkatan darat Kodam Sriwijaya, kini boleh mengenakan jilbab saat menjalankan tugas kedinasan. Kapendam II/Swj Kolonel Arh Syaepul Mukti Ginanjar mengatakan kepastian ini didapat setelah pihaknya mendapatkan surat edaran dari Kepala Staf TNI Angkatan Darat.

    Penggunaan hijab bagi prajurit perempuan itu didasarkan pada Surat Edaran Kasad pada 12 Agustus 2016 maupun Surat Edaran Pangdam II/Swj pada 18 Agustus 2016 tentang ketentuan penggunaan jilbab sebagai kelengkapan pakaian dinas seragam perempuan di TNI Angkatan Darat.

    Syaepul Mukti Ginanjar menjelaskan bahwa sejak dikeluarkan surat edaran itu, prajurit perempuan yang muslim dipersilakan mengenakan jilbab. "Namun, tetap sesuai dengan ketentuan," ujarnya, Kamis, 22 September 2016. "Sesuai dengan Surat Edaran Kasad maupun Pangdam II/Swj telah diatur baik bahan kain dan warna."

    Menurut Kapendam, dalam surat edaran itu penggunaan dan kelengkapan atribut untuk semua pakaian dinas, seperti pakaian dinas upacara (PDU) I, PDU II, PDU IV, pakaian dinas lapangan (PDL) loreng, PDH, pakaian dinas seragam hamil, pakaian dinas untuk anggota Polisi Militer, serta pakaian training TNI AD, telah diatur secara rinci.

    Saat ini, Syaepul mengatakan, prajurit perempuan muslim yang bertugas di Kodam Sriwijaya sebagian sudah mengenakan jilbab dalam melaksanakan aktivitas dan tugas kedinasan, baik di ruangan maupun di lapangan.

    PARLIZA HENDRAWAN


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Imam Nahrawi dan Para Menteri di Pusaran Korupsi

    KPK menetapkan Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nahrawi sebagai tersangka. Artinya, dua menteri kabinet Presiden Joko Widodo terjerat kasus korupsi.