PT KAI Kirimkan Kereta Kesehatan ke Garut  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Warga usai melakukan pengobatan gratis di dalam kereta kesehatan (Rail Clinic), Stasiun Maswati, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat, 27 Juli 2016. Rail Clinic adalah kereta kesehatan milik PT KAI yang merupakan retrofit dari KRD. TEMPO/Aditya Herlambang Putra

    Warga usai melakukan pengobatan gratis di dalam kereta kesehatan (Rail Clinic), Stasiun Maswati, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat, 27 Juli 2016. Rail Clinic adalah kereta kesehatan milik PT KAI yang merupakan retrofit dari KRD. TEMPO/Aditya Herlambang Putra

    TEMPO.COSukoharjo - PT Kereta Api Indonesia mengerahkan kereta kesehatan atau Rail Clinic untuk penanganan bencana di Garut, Jawa Barat. Kereta tersebut diharapkan mampu memberikan layanan kesehatan pada tingkat pertama.

    Juru bicara PT KAI Daerah Operasi VI Yogyakarta, Eko Budiyanto, mengatakan kereta itu telah diberangkatkan pada Rabu tengah malam, 21 September 2016. "Kamis siang ini sudah tiba di Garut," katanya saat ditemui di Stasiun Gawok, Sukoharjo, Kamis, 22 September.

    Sedianya, Rail Clinic itu akan digunakan untuk acara sosial di Sukoharjo. "Kami akan memberikan layanan kesehatan gratis untuk masyarakat di Stasiun Gawok," ujarnya.

    Hanya, rencana itu diubah karena adanya bencana banjir bandang di Garut. "Acara sosial di Sukoharjo tetap berjalan meski tanpa menggunakan Rail Clinic," tutur Eko.

    Eko menjelaskan, Rail Clinic diberangkatkan ke Garut dengan membawa lima dokter. "Selain itu, ada belasan petugas lain," katanya. Mereka terdiri atas bidan, perawat, petugas laboratorium, dan apoteker.

    Menurut dia, kereta kesehatan tersebut akan berhenti di Stasiun Leles, Garut. "Stasiun terdekat dengan lokasi bencana," katanya. Di stasiun tersebut, pihaknya juga sudah menyiapkan sejumlah ambulans untuk operasional.

    Manajer Upaya Kesehatan PT KAI Daops VI Yogyakarta Wellyansyah menyebutkan stok obat dalam Rail Clinic bisa digunakan untuk mengobati 300 pasien. "Kami akan menambahkan stok jika dibutuhkan," tuturnya.

    Kereta jenis kereta rel diesel elektrik (KRDE) itu memiliki beberapa layanan. "Bisa digunakan sebagai instalasi gawat darurat," ucapnya. Selain itu, Rail Clinic juga memiliki poli umum, poli gigi, poli mata, serta poli kebidanan.

    "Kereta juga dilengkapi dengan laboratorium serta ruang farmasi," katanya. Dia berharap kehadiran kereta tersebut mampu membantu para korban bencana. "Apalagi ada beberapa fasilitas kesehatan di lokasi yang rusak akibat bencana."

    AHMAD RAFIQ


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Profil Ketua KPK Firli Bahuri dan Empat Wakilnya yang Dipilih DPR

    Lima calon terpilih menjadi pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi untuk periode 2019-2023. Firli Bahuri terpilih menjadi Ketua KPK.