Kapolri: Langsung Tangani Macet, Polisi Tak Perlu Apel Pagi  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Kapolri) Jenderal Tito Karnavian saat memimpin pelantikan Wakapolri yang baru di Rupatama Mabes Polri, Jakarta, 10 September 2016. TEMPO/Dhemas Reviyanto

    Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Kapolri) Jenderal Tito Karnavian saat memimpin pelantikan Wakapolri yang baru di Rupatama Mabes Polri, Jakarta, 10 September 2016. TEMPO/Dhemas Reviyanto

    TEMPO.CO, Jakarta - Korps Lalu Lintas Kepolisian Negara Republik Indonesia berulang tahun ke-61 hari ini, Kamis, 22 September 2016. Kepala Polri Jenderal M. Tito Karnavian memberikan pengarahan khusus kepada para polisi lalu lintas.

    "Untuk teman-teman lalu lintas, salah satu kebijakan saya adalah menggelar anggota di pusat-pusat macet. Bila perlu tidak usah ada apel pagi, lebih baik langsung ke titik rawan macet bantu masyarakat," kata Tito di lapangan parkir Jakarta Convention Center, Jakarta, Kamis, 22 September. "Kalau macetnya beres pagi hari, baru kumpul dan briefing."

    Tito mengatakan, kebijakan itu dia perintahkan kepada seluruh jajaran kepolisian di Indonesia. Para anggota Kepolisian diminta mengidentifikasikan titik-titik rawan macet di wilayah masing-masing. Setelah itu, para atasan mengerahkan anggotanya untuk mengurai kemacetan tersebut.

    Pengakuan Robbie Abbas
    Lapor Polisi, Muncikari Robbie Buka-bukan tentang Artis Ini
    Muncikari Robbie Ungkap Artis Ini Dapat Mobil dari Pelanggan

    "Selain itu, saya minta jajaran lalu lintas juga melakukan perbaikan kultur, sikap sebagai pengayom dan pelindung masyarakat," ujar Tito. Dia mengharapkan, dukungan dan kerja sama dari masyarakat agar lalu lintas menjadi lebih baik. "Kami akan tindak tegas kalau ada anggota yang salah," kata dia lagi.

    Tito pun memerintahkan kepada seluruh kepala kepolisian dari tingkat sektor atau kecamatan sampai tingkat daerah untuk ke jalan, terutama pada Senin pagi. Dia bercerita, sewaktu menjadi Kepala Kepolisian Daerah Metro Jaya, Tito nongkrong di gerbang tol Semanggi setiap Senin pagi. Dia juga berkeliling di sekitar jalan itu. "Semua Kapolda, Kapolres, pejabat utama harus bagi tugas di potongan-potongan rawan macet. Kalau pimpinan turun, semua juga ikut turun," ucap Tito.

    Dia menilai ada perbaikan yang luar biasa di Korps Lalu Lintas terutama terkait dengan modernisasi sistem. Seperti ada pengurusan surat izin mengemudi secara online. Dia menganggap terobosan ini bisa memudahkan orang-orang yang jauh dari tempat tinggalnya namun ingin memperpanjang masa berlaku SIM.

    Baca Juga

    Angelina Jolie-Brad Pitt Cerai, Nasib Patung Ini Berubah!
    Ada Kisah Gatot Brajamusti dengan Marcella Zalianty, Begini

    Terobosan lain yang akan diberlakukan Lalu Lintas, kata dia, pada 2017 bukan hanya ada SIM online tetapi juga surat tanda nomor kendaraan dan buku pemilik kendaraan bermotor online. "Jadi STNK bisa diperpanjangan melalui online dan bayar di bank. Setelah itu diambil di lolet tanpa harus bersentuhan dengan petugas dan calo," ujar dia.

    Kepala Korps Lalu Lintas Polri Inspektur Jenderal Agung Budi Maryoto mengatakan di hari jadi Polantas ini, satuannya mencanangkan September Ramah. Dia menginstruksikan kepada seluruh jajaran polisi satuan lalu lintas untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat. "Tentu saja peningkatan pelayanan tersebut berbasis IT," kata Agung.

    REZKI ALVIONITASARI

    Baca Juga
    Siapa Artis, 'Anak Asuh' Robbie Abbas, Termahal & Terlaris?
    Soal Artis SB, Robbie Abbas: Cowok Mau yang Gempal & Besar


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Rincian Pasal-Pasal yang Diduga Bermasalah di Revisi UU KPK

    Banyak pasal dalam perubahan kedua Undang-Undang Komisi Pemberantasan Korupsi, atau Revisi UU KPK, yang disahkan DPR, berpotensi melemahkan KPK.