Belum Punya Calon Wakil, Rano Karno Batal Daftar ke KPU  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Gubernur Banten Rano Karno. TEMPO/Aditia Noviansyah

    Gubernur Banten Rano Karno. TEMPO/Aditia Noviansyah

    TEMPO.CO, Serang - Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PDI Perjuangan hingga saat ini masih belum menentukan siapa nama calon wakil gubernur yang akan mendampingi petahana Rano Karno di Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Banten 2017. Itu sebabnya, Rano Karno rabu, 21 September 2016, batal mendaftar di KPUD Banten.

    Waktu pendaftaran bakal pasangan calon gubernur dan wakil gubernur di KPU Banten tinggal menyisakan waktu dua hari lagi, 22-23 September 2016.

    Sebelumnya, DPP PDIP, Selasa, 20 September malam, mengumumkan sejumlah nama calon kepala daerah yang akan diusung untuk maju pada Pilkada serentak tahun 2017. Ada tujuh daerah yang diumumkan (enam provinsi dan satu kabupaten). Namun DPP PDIP tidak mengumumkan siapa bakal calon wakil gubernur yang akan mendampingi petahana Rano Karno.

    Ketua DPP PDIP Ribka Tjiptaning membenarkan, calon wakil Rano gagal diumumkan oleh DPP. Ribka mengakui, ada perubahan di detik-detik akhir jelang konferensi pers yang disampaikan Sekjen DPP PDIP Hasto Kristiyanto. “Banten belum final, pengumuman wakil Rano bisa besok atau lusa,” katanya, Rabu, 21 September 2016.

    Rano Karno mengatakan penentuan calon wakil Gubernur Banten akan dibahas bersama partai koalisi pendukung. "Untuk penentuan calon Wagub Banten, akan dibahas bersama oleh partai koalisi. Sebab untuk Pilkada di Banten, PDI Perjuangan harus berkoalisi, berbeda dengan di DKI Jakarta yang bisa mengusung calonnya sendiri," kata Rano Karno.

    Rano menegaskan dirinya sudah mengantongi surat dukungan dari Partai Nasdem dan PPP untuk Pilkada Banten. Sementara untuk calon Wakil Gubernur yang akan mendampingi, dirinya menginginkan sosok yang memiliki integritas dan melengkapi serta bisa mempercepat program pembangunan.

    Banyak calon wakil gubernur Banten yang telah disiapkan dan disampaikan kepada partai pengusung. Hanya saja, dirinya masih menunggu keputusan akhir dari PDI Perjuangan untuk menyatakan dukungannya.

    Sebelumnya beredar kabar bakal cawagub Rano yakni Ketua Dewan kehormatan DPW PPP Banten Embay Mulya Syarief. Ketua Badan Pemenangan Pemilu DPP PPP Mardiono memastikan bahwa bakal pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur, Rano Karno – Embay Mulya Syarief, sudah masuk pada tahap penyelesaian.

    “Kita menyerahkan kepada PDIP. Sekarang sudah masuk tahap penyelesaian, yaitu antara DPP PDIP dan PPP,” kata Mardiono.

    Partai pengusung pasangan Wahidin Halim – Andika Hazrumy sebagai calon penantang Gubernur Banten Rano Karno pada pilkada Banten 2017 akan melakukan deklarasi pada Kamis 22 September 2016.

    Ketua DPD Partai Demokrat Banten Aeng Haerudin menyatakan, deklarasi tersebut sebagai persiapan konsolidasi seluruh kader partai pengusung untuk mengawal pemenangan WH - Andika di Pilkada nanti.

    Mantan Walikota Tangerang Wahidin Halim yang saat ini duduk sebagai anggota Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia dari Fraksi Demokrat dan putra sulung mantan Gubernur Banten Ratu Atut Chosiyah, Andika Hazrumy, diusung empat partai yaitu, Partai Demokrat, Golkar, Hanura dan PKS.“Insya Allah kalau tidak ada halangan, koalisi partai dalam waktu dekat ini akan deklarasi,” kata Aeng.

    WASI’UL ULUM


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tingkat Kepuasan Kinerja dan Catatan Baik Buruk 5 Tahun Jokowi

    Joko Widodo dilantik menjadi Presiden RI periode 2019 - 2024. Ada catatan penting yang perlu disimak ketika 5 tahun Jokowi memerintah bersama JK.