3 Fakta Hubungan Nadine Chandrawinata dan Gatot Brajamusti  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Artis Nadine Chandrawinata saat tiba di Resmob Polda Metro Jaya, Jakarta, 19 September 2016. Kedatanagn Nadine tersebut untuk diperiksa sebagai saksi terkait kasus dugaan kepemilikan senjata api ilegal mantan Ketua Umum PARFI Gatot Brajamusti. TEMPO/M Iqbal Ichsan

    Artis Nadine Chandrawinata saat tiba di Resmob Polda Metro Jaya, Jakarta, 19 September 2016. Kedatanagn Nadine tersebut untuk diperiksa sebagai saksi terkait kasus dugaan kepemilikan senjata api ilegal mantan Ketua Umum PARFI Gatot Brajamusti. TEMPO/M Iqbal Ichsan

    TEMPO.CO, Jakarta - Model dan aktris Nadine Chandrawinata memenuhi panggilan penyidik Kepolisian Daerah Metro Jaya, Senin, 19 September 2016. Nadine diperiksa terkait kasus kepemilikan senjata api ilegal yang menjerat bekas Ketua Umum Persatuan Artis Film Indonesia Gatot Brajamusti. Nadine diperiksa sekitar tiga jam sejak 11.00-14.00 WIB.

    Seusai pemanggilan, Nadine Chandrawinata mengatakan pemeriksaan berjalan lancar. "Saya datang kesini karena saya ingin menjadi warga negara yang baik. Saya mendapat panggilan dan saya menyelesaikan hari ini. Semua jelas dan berjalan lancar," kata Nadine usai pemeriksaan di Polda Metro Jaya, Senin, 19 September 2016.

    Sebelumnya, Gatot mengaku kepemilikan dua senjata api yang dipersoalkan polisi digunakan sebagai properti film yang diproduksinya. Nadine berperan dalam salah satu film produksi Gatot tersebut, yakni film Azrax. Dalam film yang diproduksi 2011 tersebut, Nadine berperan sebagai wartawati bernama Fany.

    Rekomendasi Berita
    3 Fakta Hubungan Nadine Chandrawinata dan Gatot Brajamusti
    Diejek Amien Rais Songong dan Mirip Dajal, Marahkah Ahok?

    Dari penuturan Nadine kepada penyidik Kepolisian, setidaknya ada sejumlah fakta yang menggambarkan hubungan antara Nadine Chandrawinata dengan Gatot Brajamusti:



    1. Asal Senjata Api

    Meski ia bermain di film Azrax, Nadine mengaku tidak mengetahui apapun tentang senjata api milik Gatot. Sebabnya, kata Nadine, ia hanya bertemu dalam dua frame dengan Gatot. "Adegan saya dengan Aa Gatot hanya dua frame dan tidak ada adegan fighting bahkan tidak ada dialog."

    Kepala Sub Direktorat Reserse Mobil Ditreskrimum Polda Metro Jaya Ajun Komisaris Besar Budi Hermanto mengatakan, Nadine diperiksa dengan 21 pertanyaan seputar pembuatan film Azrax. "Apakah pakai properti asli tapi berdasarkan keterangan Nadine ia tidak dalam satu adegan dengan GB. Nadine tidak begitu melihat ada properti senjata itu."



    2. Kedekatan Personal

    Nadine Chandrawinata mengaku tidak mengenal Gatot Brajamusti secara personal. Saat syuting film Azrax pun, Nadine mengaku tidak banyak berkomunikasi. Ia hanya bertemu Gatot saat proses syuting adegan yang menampilkan keduanya dalam satu frame. "Saya mengenal Aa Gatot hanya sebatas film saja," ucap Nadine.

    Nadine menegaskan, saat di lokasi syuting pun pertemuannya dengan Gatot Brajamusti hanya terjadi saat dalam scene yang diperankan mantan Putri Indonesia itu sjaa. "Saat istirahat saya balik ke ruang tunggu untuk mempersiapkan scene yang berikutnya lagi," kata Nadine usai pemeriksaan di Mapolda Metro Jaya.



    3. Padepokan Brajamusti

    Ketika disinggung soal pernah tidaknya Nadine bertandang ke padepokan milik Gatot Brajamusti di Cisaat, Sukabumi, Jawa Barat, ia menjawabnya santai. Nadine mengaku tidak pernah berkunjung ke padepokan milik Gatot. Alasannya, lantaran Nadine mengaku tidak mengenal Gatot secara pribadi di luar film yang dia bintang itu.

    Rekomendasi Berita
    Ternyata Ucapan Deddy Ini Bikin Mario Teguh Geli & Jengkel

    Heboh Raffi-Ayu, Amy Qanita: Ayu-Raffi ke Apartemen, dan...

    "Saya tidak pernah datang karna memang mengenal beliau hanya sebatas dalam pembuatan film," kata Nadine.

    INGE KLARA

    Rekomendasi Berita
    Ribut Raffi-Ayu, Rahasia Apa yang Dipendam Jessica Iskandar?
    Mario Teguh Tak Niat Bermusuhan, Ini Dalihnya Menuntut Dedy


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Profil Ketua KPK Firli Bahuri dan Empat Wakilnya yang Dipilih DPR

    Lima calon terpilih menjadi pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi untuk periode 2019-2023. Firli Bahuri terpilih menjadi Ketua KPK.