Ahok Ungkit Nazar Amien Rais 'Nyeker' Yogyakarta-Jakarta  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Mantan ketua MPR, Amien Rais memberi sambutan saat deklarasi Komite Revolusi Ekonomi di gedung Djoang, Jakarta, Selasa (24/2). TEMPO/Yosep Arkian

    Mantan ketua MPR, Amien Rais memberi sambutan saat deklarasi Komite Revolusi Ekonomi di gedung Djoang, Jakarta, Selasa (24/2). TEMPO/Yosep Arkian

    TEMPO.CO, Jakarta - Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok mengatakan ia tidak mempersoalkan komentar sinis mantan Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat Amien Rais terhadap dirinya. "Enggak apa-apalah, namanya juga orang tua," kata Gubernur Ahok di Lapangan Ikatan Restoran dan Taman Indonesia (IRTI) Monas, Jakarta Pusat, Senin, 19 September 2016.

    Ahok menegaskan, dia tidak marah sekalipun dirinya dianggap arogan, bahkan oleh Amien Rais disamakan dengan sosok dajal, makhluk akhir zaman yang disebut sosok kafir dan pembawa fitnah dalam kepercayaan Islam. Menurut Ahok, sebagai orang tua, politikus senior Partai Amanat Nasional itu tentu harus mempertanggungjawabkan perkataannya.

    Rekomendasi Berita
    Menonton Mario Teguh di TV, Ini yang Dirasakan Kiswinar
    Kantongi Tiga Suara Parpol, Yusril Pede Maju di Pilkada DKI

    Kritikan Amien Rais sebelumnya terlontar saat berbicara dalam acara rapat akbar Forum RT/RW DKI Jakarta dengan tema Memilih Pemimpin Santun dan Pro-Rakyat di Pasar Lorong Permai, Jakarta Utara, Ahad, 18 September 2016. Amien mengaku tak setuju bila Ahok kembali memimpin Ibu Kota. Ia beralasan, Ahok memiliki sikap arogan. "Ahok itu songongnya menyundul langit. Sombong sekali."

    Menurut Amien Rais, pemimpin yang arogan seperti Ahok tidak layak memimpin Jakarta. Bahkan, Amien meminta warga Jakarta tidak memilih Ahok dalam pemilihan kepala daerah selanjutnya. Meski berasal dari Yogyakarta, Amien Rais mengaku tergerak untuk ikut bersuara terkait dengan hal ini. Jakarta, kata Amien Rais, merupakan pusat dari perputaran ekonomi dan politik di Indonesia.

    Meski mengaku tidak marah, Ahok menyinggung kembali nazar Amien Rais dalam masa kampanye Pemilihan Presiden 2014 yang akan berjalan kaki ke Jakarta dari Yogyakarta. "Enggak usah komentari, (omongan) orang tua. Nanti kalau suruh dia jalan ke Monas saja bisa pingsan, apalagi jalan ke Solo. Ya, enggak? Enggak enaklah," ujar Ahok.

    FRISKI RIANA

    Rekomendasi Berita
    Menonton Mario Teguh di TV, Ini yang Dirasakan Kiswinar
    Usut Senjata Gatot, Polisi Gandeng Kedubes Amerika


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Rincian Pasal-Pasal yang Diduga Bermasalah di Revisi UU KPK

    Banyak pasal dalam perubahan kedua Undang-Undang Komisi Pemberantasan Korupsi, atau Revisi UU KPK, yang disahkan DPR, berpotensi melemahkan KPK.