Selasa, 17 September 2019

Irman Gusman Disarankan Jadi Justice Collaborator KPK  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ketua DPD Irman Gusman (tengah) diwawancara awak media usai usai diperiksa penyidik terkait kasus dugaan suap kuota impor gula, Jakarta, 17 September 2016. ANTARA FOTO/Yudhi Mahatma

    Ketua DPD Irman Gusman (tengah) diwawancara awak media usai usai diperiksa penyidik terkait kasus dugaan suap kuota impor gula, Jakarta, 17 September 2016. ANTARA FOTO/Yudhi Mahatma

    TEMPO.COJakarta - Koalisi Masyarakat Sipil untuk Parlemen Bersih menyarankan Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Irman Gusman bekerja sama dengan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk membongkar kasus korupsi lain di DPD. Kerja sama seperti itu dikenal dengan istilah justice collaborator. Irman diyakini mengetahui seluk-beluk permainan anggota DPD lain.

    "Irman bukan pemain baru, dia pemimpin DPD selama dua periode," kata Koordinator Koalisi, Arief Rahman, saat dihubungi, Senin, 19 September 2016.

    Menurut Arief, agar dapat bekerja sama dengan KPK, Irman lebih dulu harus mengakui kesalahannya. Pada Sabtu pagi, 17 September 2016, Irman ditangkap penyidik KPK lantaran diduga menerima uang Rp 100 juta dari Xaveriandy Sutanto, pemilik usaha distributor gula CV Semesta Berjaya—yang juga ditangkap KPK.

    KPK menduga Irman memperdagangkan pengaruh dalam kuota impor gula untuk didistribusikan di Sumatera Barat, daerah pemilihan Irman. Arief meyakini Irman juga tahu permainan anggota DPD lain dengan menggunakan modus serupa. "Sifat DPD itu tidak berpolitik, melainkan ia memiliki akses ke perumus kebijakan, yaitu anggota Dewan Perwakilan Rakyat," tuturnya.

    Arief meminta KPK segera mempersiapkan pengusutan kasus dugaan korupsi lain yang dilakukan Irman, termasuk dugaan tindak pidana pencucian uang. "Jangan berhenti di kasus ini, KPK harus progresif agar efek jera semakin kentara," katanya.

    MUHAMAD RIZKI 



     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Google Doodle, Memperingati Chrisye Pelantun Lilin-Lilin Kecil

    Jika Anda sempat membuka mesin pencari Google pada 16 September 2019, di halaman utama muncul gambar seorang pria memetik gitar. Pria itu Chrisye.