Menteri Agama Sambut Kedatangan Haji Kloter I Jawa Tengah

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Petugas medis merawat seorang jemaah haji yang mengalami sakit saat tiba di tanah air di Bandara Internasional Juanda Surabaya di Sidoarjo, Jawa Timur, 18 September 2016. Kementerian Kesehatan melakukan antisipasi masuknya virus MERS ke Indonesia dengan memberikan kartu kewaspadaan kesehatan jemaah haji (K3JH) bagi yang sakit untuk pengawasan setelah kembali ke Tanah Air. ANTARA/Umarul Faruq

    Petugas medis merawat seorang jemaah haji yang mengalami sakit saat tiba di tanah air di Bandara Internasional Juanda Surabaya di Sidoarjo, Jawa Timur, 18 September 2016. Kementerian Kesehatan melakukan antisipasi masuknya virus MERS ke Indonesia dengan memberikan kartu kewaspadaan kesehatan jemaah haji (K3JH) bagi yang sakit untuk pengawasan setelah kembali ke Tanah Air. ANTARA/Umarul Faruq

    TEMPO.CO, Boyolali - Menteri Agama yang juga Amirul Haj, Lukman Hakim Saifuddin, menyambut jamaah haji kelompok terbang pertama debarkasi Surakarta asal Kabupaten Tegal, Jawa Tengah, di Asrama Haji Donohudan Boyolali, Minggu malam 19 September 2016 hingga Senin dinihari.

    Rombongan haji kloter pertama asal Tegal tersebut tiba di Bandara Adi Soemarmo Boyolali, pada pukul 21.39 WIB, dan kemudian langsung dibawa dengan bus menuju Asrama Haji Donohudan untuk melakukan upacara serah terima jamaah.

    Acara serah terima Jemaah haji kloter pertama yang dilakukan oleh Pemerintah Provinsi Jateng kepada Pemerintah daerah yang diwakili, Wakil Bupati Tegal, Umi Azizah, untuk dibawa kembali pulang ke rumah masing-masing.

    Lukman Hakim Saifuddin dalam kesempatan menyambut kedatangan rombongan haji kloter pertama dari Tegal tersebut mengatakan pemerintah sangat bersyukur karena haji kloter pertama dapat melaksanakan ibadah haji dengan baik, dan kembali pulang ke Tanah Air dengan kondisi sehat.

    "Kita semua meyakini haji yang dilaksanakan di Tanah Suci merupakan haji yang mabrur. Haji yang diterima oleh Allah Subhanahu Wa Ta'ala," kata Menag yang didampingi Ketua Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Debarkasi Surakarta, Syaifuddin Zuhri.

    Baca juga:
    Kiswinar Ungkap Mobil Dibawa Mario Teguh Setelah Cerai
    Rupanya Ini yang Membuktikan Mirna Tewas Karena Sianida

     Menurut Menag, hal tersbeut sangat oenting karena Bangsa Indonesia sangat memerlukan Umat Islam yang hajinya mabrur. Karena hal ini, akan membantu sebagai sebuah bangsa dapat melangkah lebih maju dan baik di masa-masa mendatang.

    Oleh karena itu, Menteri atas nama pemerintah, menyampaikan rasa syukur karena pelaksanaan haji Indonesua 2016 ini, lebih baik dibanding tahun-tahun sebelumnya.

    "Kami atas nama pemerintah dengan segala perlindungan, pelayanan, dan pembinaan yang menjadi kewajibannya, kami menyadari masih banyak hal yang belum bisa memenuhi harapan masyarakat," katanya.

    Untuk itu, Menteri mengatakan, pada kesempatan tersebut atas nama pemerintah menyampaikan permohonan maaf yang sebesar-besarnya. Jika pelayanan, perlindungan dan pembinaan yang diberikan kepada jemaah masih banyak kekurangan. Ini bisa menjadi pelajaran sebagai petugas untuk meningkatkan lagi pada pelaksanaan tahun-tahun mendatang.

    Baca juga:
    Heboh Bocah Mirip Anak Srigala, Ternyata Ini Penyebabnya
    Gosip Selingkuh Raffi dan Ayu Ting Ting, Begini Kata Mertua

    "Kami melihat jemaah haji kloter pertama kelihatan wajahnya ceria setelah melaksanakan ibadah haji ini, untuk kembali pulang ke daerahnya masing-masing dengan kondisi sehat dan selamat berkumpul kembali dengan keluarganya," katanya.

    Menurut Ketua PPIH Debarkasi Surakarta, Syaifuddin Zuhri, jumlah jemaah haji kloter pertama asal Tegal ini, sebanyak 359 jemaah, dan seorang di antaranya, meninggal dunia di Tanah Suci.

    Menurut Zuhri, PPIH Debarkasi Surakarta tahun ini, telah memberangkatkan sebanyak 23.630 jemaah asal Jateng, 2.480 jemaah asal Yogyakarta, dan 370 jemaah petugas kloter.

    Jumlah jemaah haji Debarkasi Surakarta yang meninggal dunia di Tanaha Suci, hingga kedatangan kloter pertama ini, kata dia, sebanyak 24 orang, yakni 23 orang asal Jateng dan satu lainnya Yogyakarta. Jumlah ini, masih jauh berkurang dibanding penyelenggaraan tahun sebelum.

    ANTARA

    Baca juga:
    Kiswinar Ungkap Mobil Dibawa Mario Teguh Setelah Cerai
    Rupanya Ini yang Membuktikan Mirna Tewas Karena Sianida


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Imam Nahrawi Diduga Terjerat Dana Hibah

    Perkara dugaan korupsi Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nahrawi bermula dari operasi tangkap tangan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi pada 18 Desembe