Selasa, 17 September 2019

Lawan Ahok di Pilkada, Gerindra: Bagian dari Pertobatan

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok mengapa masyarakat saat meresmikan Pasar Kebon Bawang,  Jakarta Utara, 13 September 2016. TEMPO/Larissa

    Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok mengapa masyarakat saat meresmikan Pasar Kebon Bawang, Jakarta Utara, 13 September 2016. TEMPO/Larissa

    TEMPO.CO, Jakarta - Ketua Dewan Perwakilan Daerah Gerindra DKI Jakarta Muhammad Taufik mengatakan partainya siap melawan Gubernur inkumben, Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok, dalam pemilihan kepala daerah DKI Jakarta 2017. Hal itu dilakukan sebagai bentuk penebusan karena sempat mengusung Ahok.

    "Apa yang Gerindra lakukan adalah bagian dari pertobatan," kata Taufik dalam Rapat Akbar Forum RT/RW dengan tema memilih pemimpin santun dan pro rakyat, di Pasar Lorong Permai, Jakarta Utara, Ahad, 18 September 2016.

    Ahok pernah diusung Gerindra menjadi Wakil Gubernur DKI Jakarta pada pilkada 2012. Gubernur DKI terpilih saat itu, Joko Widodo, kemudian naik menjadi presiden, dan kursinya digantikan Ahok.

    Populer:
    Wah, Skandal Gatot Merembet ke Putri Reza & Angelina Sondakh
    Jika Marshanda Mau Menemuinya, Egi John Akan Sujud, dan...
    Isu Makin Santer, Ayu Ting Ting Jelaskan tentang Selingkuh

    Taufik mengatakan ada dua cara untuk mengalahkan mantan Bupati Belitung Timur itu. Pertama dilakukan sebelum pilkada mendatang, dan kedua saat pemilihan nanti. Syaratnya, warga bisa menyatukan kekuatan untuk menolak Ahok.

    Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah DKI Jakarta itu mengatakan Ahok dalam kepemimpinannya tidak menguasai pemerintahan. Ia menuding Ahok tak mengerti fungsi dari RT dan RW. "Sangat wajar RT/RW melakukan perlawanan terhadap gubernur yang tak tahu fungsinya," katanya.

    Dalam orasi yang dilakukan di depan ratusan masa itu, Taufik mengatakan suara untuk Ahok akan tumbang jika seluruh masyarakat bersatu menolaknya, kecuali jika ada pemilih gelap di tengah masyarakat. Untuk itu ia juga mengingatkan masyarakat agar waspada terhadap adanya pemilih gelap.

    Pilkada DKI Jakarta akan dilangsungkan pada Februari 2017. Gubernur inkumben, Basuki Tjahaja Purnama, sudah digadang-gadang akan maju kembali. Ia telah mendapat dukungan dari tiga partai, yakni Golkar, Hanura, dan NasDem.

    EGI ADYATAMA

    Simak Pula:
    Egi John Geram Selama Ini Dibohongi Marshanda
    Heboh Selingkuh dan Digebuki, Begini Reaksi Raffi Ahmad
    Slimani Bawa Leicester City Menang 3-0 atas Burnley


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Google Doodle, Memperingati Chrisye Pelantun Lilin-Lilin Kecil

    Jika Anda sempat membuka mesin pencari Google pada 16 September 2019, di halaman utama muncul gambar seorang pria memetik gitar. Pria itu Chrisye.