Wapres Sebut Dugaan Suap Ketua DPD Tak Terkait Lembaga  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ketua DPD Irman Gusman dengan mengenakan rompi tahanan KPK memasuki mobil seusai diperiksa penyidik terkait kasus dugaan suap kuota impor gula, Jakarta, 17 September 2016. ANTARA FOTO/Yudhi Mahatma

    Ketua DPD Irman Gusman dengan mengenakan rompi tahanan KPK memasuki mobil seusai diperiksa penyidik terkait kasus dugaan suap kuota impor gula, Jakarta, 17 September 2016. ANTARA FOTO/Yudhi Mahatma

    TEMPO.CO, Jakarta - Wakil Presiden Jusuf Kalla menyayangkan dugaan keterlibatan Ketua Dewan Perwakilan Daerah Irman Gusman dalam kasus dugaan suap kuota impor gula. Kalla tidak bisa berkomentar banyak soal kasus yang menimpa Irman ini. Saat ini, proses penyelidikan terhadap senator asal Sumatera Barat itu masih berjalan.

    "Biarkan secara hukum diproses dan diselesaikan," kata Jusuf Kalla dalam siaran pers yang diterima Tempo, Ahad, 18 September 2016. Secara pribadi, Kalla mengenal sosok Irman sebagai pribadi yang baik.

    Meski demikian, Kalla menilai kasus yang menjerat anggota parlemen ataupun lembaga pemerintahan tidak serta-merta membuat institusi itu buruk. Apalagi sampai harus menurunkan tingkat kepercayaan publik terhadap lembaga terkait. Dia mengatakan masalah hukum perseorangan tidak bisa dilibatkan langsung ke lembaga tertentu.

    BacaKPK Tetapkan Ketua DPD Irman Gusman sebagai Tersangka

    KPK telah menetapkan Irman Gusman sebagai tersangka kasus suap dalam pemberian kuota impor gula oleh Bulog ke CV Semesta Berjaya di Sumatera Barat pada 2016. Selain Irman, KPK menetapkan dua penyuap sebagai tersangka, yakni Xaveriandy Sutanto dan Memi yang merupakan pasangan suami-istri. Xaveriandy adalah Direktur Utama CV Semesta Berjaya.

    BacaBegini Tanggapan Jokowi atas Penangkapan Irman Gusman

    Wapres menyebut kasus korupsi tidak melulu dilakukan oleh anggota parlemen. Tidak sedikit oknum kementerian yang sudah ditangkap Komisi Pemberantasan Korupsi. Dalam 10 tahun terakhir, Kalla mengatakan, setidaknya ada 40 anggota parlemen DPR RI yang terlibat korupsi.

    Sedangkan di level kementerian ada sekitar sembilan menteri yang tersandung kasus korupsi. "Anggota DPR dan menteri yang tertangkap tidak membuat DPR dan kementerian dibubarin," kata Kalla. 

    ADITYA BUDIMAN


    Populer:
    Wah, Skandal Gatot Merembet ke Putri Reza & Angelina Sondakh
    Jika Marshanda Mau Menemuinya, Egi John Akan Sujud, dan...
    Isu Makin Santer, Ayu Ting Ting Jelaskan tentang Selingkuh

    Simak pula:
    Egi John Geram Selama Ini Dibohongi Marshanda
    Heboh Selingkuh dan Digebuki, Begini Reaksi Raffi Ahmad
    Slimani Bawa Leicester City Menang 3-0 atas Burnley

     


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Profil Ketua KPK Firli Bahuri dan Empat Wakilnya yang Dipilih DPR

    Lima calon terpilih menjadi pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi untuk periode 2019-2023. Firli Bahuri terpilih menjadi Ketua KPK.