Minggu, 22 September 2019

Pengacara Irman Gusman Datangi Gedung KPK

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Irman Gusman pada Sidang Paripurna Luar Biasa DPD RI ke-5 Masa Sidang IV Tahun Sidang 2015-2016 di Gedung Nusantara V, Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, 13 April 2016. TEMPO/Dhemas Reviyanto

    Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Irman Gusman pada Sidang Paripurna Luar Biasa DPD RI ke-5 Masa Sidang IV Tahun Sidang 2015-2016 di Gedung Nusantara V, Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, 13 April 2016. TEMPO/Dhemas Reviyanto

    TEMPO.CO, Jakarta - Pengacara keluarga Irman Gusman mendatangi gedung Komisi Pemberantasan Korupsi hari ini. Pengacara bernama Tomy Singh itu ingin memastikan keberadaan Irman di KPK.

    "Kami ingin memastikan apakah Irman Gusman ada di dalam atau bagaimana," kata Tomy, Sabtu, 17 September 2016, saat tiba di gedung KPK, Kuningan, Jakarta.

    Baca:
    Irman Gusman: KPK Terlalu Dini Sebut Dirinya Penerima Suap
    Diduga Ditangkap KPK, Ruangan Irman Gusman Tak Disegel
    Sambangi KPK, A.M. Fatwa Cek Anggota DPD yang Terjaring OTT

    Menurut Tomy, pihaknya belum mengetahui apakah betul anggota DPD yang ditangkap KPK pada Jumat malam adalah Irman Gusman atau bukan. Karena itu, tujuan kedatangan Tomy adalah mencari kebenaran informasi tersebut.

    Tomy tiba di KPK sekitar pukul 14.30 WIB. Dia datang sekitar 10 menit setelah kedatangan Ketua Badan Kehormatan DPD AM Fatwa. Kedatangan Fatwa juga bertujuan untuk mencari tahu identitas sebenarnya dari anggota DPD yang ditangkap. "Sebagai Ketua Badan Kehormatan saya ingin tahu siapa yang sebenarnya," kata Fatwa.

    Hingga berita ini ditulis, KPK belum memberi pernyataan resmi terkait anggota DPD yang tertangkap tangan menerima suap. Rencananya KPK akan menggelar konferensi pers sekitar pukul 16.00 WIB. Meski begitu, informasi yang beredar luas menyebut anggota DPD tersebut adalah Irman Gusman yang juga menjabat Ketua DPD.

    Saat ditanyakan apakah benar yang ditangkap adalah Irman Gusman, Fatwa menjawab singkat. "Iya, tapi itu saya tidak mau keluar dari mulut saya," kata dia. Fatwa beralasan dia tidak ingin mendahului KPK.

    AMIRULLAH


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Imam Nahrawi Diduga Terjerat Dana Hibah

    Perkara dugaan korupsi Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nahrawi bermula dari operasi tangkap tangan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi pada 18 Desembe