KPK Diduga Tangkap Ketua DPD Irman Gusman Terkait Impor Gula

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ketua DPD, Irman Gusman, menemui pers usai melakukan pertemuan tertutup dengan Pimpinan KPK di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, 27 Maret 2015. Pertemuan tersebut membahas pembaruan kesepakatan antara DPD dan KPK. TEMPO/Dhemas Reviyanto

    Ketua DPD, Irman Gusman, menemui pers usai melakukan pertemuan tertutup dengan Pimpinan KPK di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, 27 Maret 2015. Pertemuan tersebut membahas pembaruan kesepakatan antara DPD dan KPK. TEMPO/Dhemas Reviyanto

    TEMPO.CO, Jakarta - Komisi Pemberantasan Korupsi menangkap anggota Dewan Perwakilan Daerah berinisial IG, yang diduga Irman Gusman, di rumah dinasnya, Jalan Denpasar Raya, Jakarta, pagi tadi, Sabtu, 17 September 2016. Penangkapan ini terkait dengan dugaan korupsi dalam pengurusan kuota impor gula.

    “IG terkait impor gula,” kata seorang sumber di KPK. Pelaksana harian Kepala Biro Humas KPK, Yuyuk Andriati Iskak, mengatakan operasi tangkap tangan yang dilakukan tim KPK dilakukan sejak semalam. "Detail penangkapan akan disampaikan nanti dalam konferensi pers di gedung KPK,” ujarnya.

    Baca: Ditangkap KPK, Keluarga Belum Bisa Hubungi Irman Gusman

    Selain Irman, diduga lima orang lain turut ditangkap, yaitu orang berinisial T, M, J, serta W dan anaknya, S. Belum diketahui berapa jumlah uang yang menjadi barang bukti penangkapan ini. Ketua KPK Agus Rahardjo juga membenarkan operasi penangkapan ini. “Konferensi pers akan digelar sore nanti,” ujarnya.

    Keluarga Irman Gusman di Padang mengaku belum mengetahui penangkapan tersebut. Saat Tempo mengunjungi rumah Irman di Akasia IV Komplek Dangau Teduh, Kelurahan Pia Tengah, Kecamatan Pauh, Kota Padang, Sumatera Barat, suasannya tampak sepi. Ada satu mobil terlihat parkir di halaman rumahnya.

    Baca: Diduga Ditangkap KPK, Ruangan Irman Gusman Tak Disegel

    Niki, adik ipar Irman mengaku pihak keluarga belum bisa menghubungi kakak iparnya itu. Mereka sudah mencoba berulangkali menelepon sejak pagi tadi. "Sudah dari tadi kami kontak, tapi belum diangkat. Ajudannya juga belum bisa dihubungi," ujarnya saat berada di rumah Irman, Sabtu 17 September 2016.

    Menurut dia, keluarga Irman Gusman baru mengetahui penangkapan tersebut melalui media. Namun, mereka sendiri belum dapat memastikan kebenaran informasi tersebut. Biasanya, kata dia, Irman selalu menghubungi keluarga saat ada masalah. Tapi hingga saat ini, Irman juga belum menghubungi.

    Baca: Ketua DPD Diduga Kena Tangkap Tangan KPK

    "Belum ada telepon. Biasanya kalau ada apa-apa, (Irman) nelpon," ujarnya. Niki menambahkan, terakhir kali Irman berkunjung ke Padang saat penganugerahan gelar doktor kehormatan untuk Wakil Presiden Jusuf Kalla di Universitas Andalas, Padang, Senin, 5 September 2016.

    MUHAMAD RIZKI | ANDI ELFARUQI

    Catatan:
    Berita di halaman ini sudah diperbarui mulai alinea keempat pada Sabtu, 17 September 2016, pukul 16.15.

    Rekomendasi Berita

    Raffi-Ayu Disebut Kepergok: Habis Ribut, Mini Cooper Lewat

    Heboh Selingkuh dan Digebuki, Begini Reaksi Raffi Ahmad


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kepolisian Menetapkan Empat Perusahaan Tersangka Kasus Karhutla

    Kepolisian sudah menetapkan 185 orang dan empat perusahaan sebagai tersangka karena diduga terlibat peristiwa kebakaran hutan dan lahan atau karhutla.