Telantar Tujuh Bulan, Sekolah Ambruk Ini Baru Diperbaiki  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Seorang siswa Sekolah Dasar Negeri 14 Malaka Sari melihat atap ruang kelasnya yang ambruk, di Duren Sawit, Jakarta (16/04). Ambruknya ruang kelas tersebut akibat pengeroposan atap sekolah. TEMPO/Dasril Roszandi

    Seorang siswa Sekolah Dasar Negeri 14 Malaka Sari melihat atap ruang kelasnya yang ambruk, di Duren Sawit, Jakarta (16/04). Ambruknya ruang kelas tersebut akibat pengeroposan atap sekolah. TEMPO/Dasril Roszandi

    TEMPO.CO, Depok - Pemerintah Kota Depok baru mulai memperbaiki atap empat ruang kelas SDN Kalibaru 6, Cilodong, yang ambruk tujuh bulan lalu. Imbas atap sekolah yang ambrol, 286 siswa SD itu harus menumpang di SMP Negeri 6 Depok.

    Guru kelas VI SDN Kalibaru 6, Cilodong, Nasir Ibrahim, mengatakan saat ini jumlah siswa yang menumpang di SMPN 6 berkurang dari 13 kelas menjadi 10 kelas. "Sebab, jumlah siswanya menurun," kata Nasir, Jumat, 16 September 2016.

    Biasanya, kata dia, saban tahun SDN Kalibaru 6 membuka tiga kelas untuk kelas I. Namun, setelah kejadian atap ruang kelas yang ambrol, kelas I hanya bisa menampung satu kelas dengan jumlah 34 siswa. "Minat orang tua menyekolahkan anaknya di SDN Kalibaru 6 menurun," kata Nasir.

    Tahun lalu jumlah siswa di SDN Kalibaru 6 ada 353 siswa. Sekarang siswa sekolah itu tinggal 327 siswa. "Di bangunan yang sekarang hanya siswa kelas VI saja sebanyak 41 orang tetap belajar. Kelas I-V menumpang di SMPN 6," ujarnya.

    Ia menuturkan seharusnya ruang kelas yang ambrol telah diperbaiki pada 1 September kemarin. Namun, karena ada perubahan rencana anggaran biaya desain yang diminta sekolah, akhirnya diundur.

    Berdasarkan RAB akan dilakukan pembangunan lima ruangan, termasuk perpustakaan. Namun, Kementerian Pendidikan juga akan membantu pembangunan perpustakaan. "Jadi, pembangunan ruang perpustakaan diganti ke pemasangan 16 konstruksi cakar ayam," ujarnya. "Jadi yang dibangun cuma empat kelas saja."

    Kementerian Pendidikan juga berjanji bakal membangun SDN Kalibaru 6 menjadi dua lantai. Namun, belum diketahui kapan anggaran Kementerian Pendidikan itu turun.

    Kepala Dinas Pendidikan Depok Mohammad Thamrin menuturkan pembangunan SDN Kalibaru 6 sudah dikerjakan sejak kemarin. Anggaran yang diberikan sebesar Rp 675 juta dari pagu yang dianggarkan pemerintah Rp 719 juta dari anggaran biaya tidak terduga. "Pengerjaannya 75 hari sejak awal September kemarin," kata Mohammad.

    Menurut dia, pembangunan SDN Kalibaru 6 baru bisa dilakukan karena pengerjaannya harus melalui tahapan lelang. Proyek dengan anggaran di atas Rp 200 juta tidak bisa dilakukan lewat penunjukan langsung. "Lelangnya saja dilakukan selama tiga bulan sejak Juni kemarin," ujarnya.

    Ia melanjutkan pengerjaan terlambat 15 hari dari waktu yang ditentukan karena komite sekolah meminta perubahan RAB, atas pembangunan tersebut. "Sekolah mengalihkan pembangunan perpustakaan ke pemasangan pondasi cakar ayam, dan disetujui," ucapnya. "Itu yang membuat telat 15 hari."

    IMAM HAMDI


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Wajah Anggota Kabinet Indonesia Maju yang Disusun Jokowi - Ma'ruf

    Presiden Joko Widodo mengumumkan para pembantunya. Jokowi menyebut kabinet yang dibentuknya dengan nama Kabinet Indonesia Maju.