Minggu, 22 September 2019

Dicecar Soal Maju Pilkada DKI, Risma: Last Minute, Rek!

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini didampingi Kepala Dinas Pertanian Joestamadji (kiri kaos orange) panen padi perdana di Balai Kota Surabaya, 25 Agustus 2016. TEMPO/M Syaraffah

    Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini didampingi Kepala Dinas Pertanian Joestamadji (kiri kaos orange) panen padi perdana di Balai Kota Surabaya, 25 Agustus 2016. TEMPO/M Syaraffah

    TEMPO.CO, Surabaya - Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini alias Risma kali ini lebih lepas menjawab pernyataan wartawan ihwal maju dalam pemilihan kepala DKI Jakarta 2017. Kali ini, Risma menjawab pertanyaan sambil tertawa saat ditemui di kantornya, Balai Kota Surabaya, Jumat, 16 September 2016.

    Risma menanggapi kebiasaan Dewan Pimpinan Pusat Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan yang selalu memutuskan calon yang diusung menjelang detik-detik terakhir pendaftaran atau last minute. Ia menjawab tentang pilkada DKI last minute juga. "Aku jawabannya juga last minute, jadi enggak sekarang, jawabnya last minute, rek!" kata Risma.

    Baca: Hasil Survei Terbaru, Risma Ungguli Ahok

    Sebab itulah, katanya, jawaban tentang bersedia atau tidaknya dicalonkan dalam pilkada Jakarta akan dijawab nanti. Bahkan, ia mengaku tidak tahu bila tiba-tiba Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri mengusungnya di pilkada DKI Jakarta. "Ya, aku gak tahu. Kamu kok tanya aku? Tanya ke Bu Mega," katanya.

    Ketika ditanya apakah sudah komunikasi dengan Megawati tentang pilkada DKI Jakarta, ia mengaku tidak ada komunikasi persoalan tersebut. Sebab, bila bertemu dengan Megawati hanya membicarakan bagaimana menangani bencana, apa itu bencana, bagaimana pertanian, serta bagaimana kesehatan anak-anak dan habitat alam.

    Baca: Elektabilitas Merosot, Ahok: Turun, Ya Turun

    Risma juga membantah apabila komunikasi antarmereka dianggap sinyal bahwa dia akan diusung PDIP dalam pilkada DKI Jakarta. "Sinyal apa? Dari dulu ngomong-nya itu kok. Kamu pancing opo ae gak iso, ayo pancingen opo ae gak iso," kata Risma sembari tertawa lagi.

    Wali kota perempuan pertama di Kota Surabaya itu juga akan menyambut pendukungnya di Jakarta yang menjemputnya ke Surabaya. "Ya, saya nanti akan katakan selamat datang, mau apa. Mudah-mudahan kerasan di sini, memangnya aku tidak ada kerjaan apa pakai dijemput-jemput," katanya.

    Baca: Ungguli Risma di Survei Populi Center, Apa Kata Ahok?

    Hingga saat ini, DPP PDIP belum memutuskan siapakah calon yang akan diusung dalam pilkada DKI Jakarta. Biasanya, partai banteng moncong putih ini akan mengumumkan pasangan calonnya menjelang detik-detik akhir penutupan pendaftaran.

    MOHAMMAD SYARRAFAH

    Baca Juga
    Duit Akiong Mengalir ke Perwira Polisi, Ini Kata Kapolri
    Ahok Minta Sandiaga Uno Tak Banyak Bicara


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Rincian Pasal-Pasal yang Diduga Bermasalah di Revisi UU KPK

    Banyak pasal dalam perubahan kedua Undang-Undang Komisi Pemberantasan Korupsi, atau Revisi UU KPK, yang disahkan DPR, berpotensi melemahkan KPK.