Minggu, 22 September 2019

Komisi Yudisial Beberkan 28 Hakim Patut Dihukum  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Komisi Yudisial, Jakarta. TEMPO/Dhemas Reviyanto

    Komisi Yudisial, Jakarta. TEMPO/Dhemas Reviyanto

    TEMPO.CO, Jakarta - Juru bicara Komisi Yudisial, Farid Wajdi, mengusulkan Mahkamah Agung menjatuhkan sanksi terhadap 28 hakim yang bermasalah. Alasannya, para hakim itu tersandung berbagai masalah etika hingga tak profesional dalam bekerja. “Rekomendasi sanksinya dari ringan sampai sedang,” kata Farid di kantornya, Rabu, 14 September 2016.

    Menurut Farid, puluhan hakim itu umumnya melanggar kode etik dan pedoman perilaku hakim (KEPPH). Terdapat 10 prinsip KEPPH yang harus dipenuhi hakim, di antaranya adil, jujur, arif dan bijaksana, bersikap mandiri, berintegritas tinggi, bertanggung jawab, rendah hati, menjunjung tinggi harga diri, serta profesional.

    Farid mengatakan, usul lembaganya itu digulirkan untuk periode Januari hingga akhir Agustus 2016. Dari total hakim tersebut, 16 orang hakim direkomendasikan dijatuhi sanksi ringan, 3 orang mendapat sanksi sedang berupa hukuman non-palu, 4 orang berupa penundaan kenaikan pangkat.

    Sedangkan lima orang hakim lainnya direkomendasikan mendapat hukuman berat. Dua orang dihukum non-palu lebih dari enam bulan dan paling lama dua tahun. Sedangkan tiga orang lainnya diberhentikan secara tidak hormat. Farid tak mau membeberkan lokasi tugas dari 28 hakim tersebut.

    DANANG FIRMANTO


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Imam Nahrawi Diduga Terjerat Dana Hibah

    Perkara dugaan korupsi Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nahrawi bermula dari operasi tangkap tangan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi pada 18 Desembe