Minggu, 22 September 2019

Jokowi Didatangi Anak Tak Hapal Pancasila di TPI Situbondo  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Presiden Joko Widodo saat mengunjungi TPI di Kapongan, Situbondo, Jawa Timur, 14 September 2016. Tempo/Istman

    Presiden Joko Widodo saat mengunjungi TPI di Kapongan, Situbondo, Jawa Timur, 14 September 2016. Tempo/Istman

    TEMPO.CO, Jakarta - Bagi-bagi sepeda sudah menjadi kebiasaan Presiden Joko Widodo saat berkunjung ke daerah dan berkunjung ke tempat penuh anak. Kali ini, ia melakukannya lagi di Tempat Pelelangan Ikan Kampung Landangan Pesisir, Kapongan, Situbondo, Jawa Timur.

    Seperti biasa, pembagian itu selalu diawali dengan kuis. "Ayo, yang hapal Pancasila tunjuk jari, nanti saya minta ke depan," ujar Presiden Joko Widodo kepada kurang lebih 200 anak dan ibu-ibu yang memenuhi TPI Kampung Landangan, Rabu, 14 September 2016.

    Kegiatan Presiden Joko Widodo ini langsung direspons antusias dari anak-anak yang kebanyakan adalah siswa SD kelas 1 dan 2. Lokasi acara yang luasnya kurang lebih hanya 100-200 meter persegi tersebut langsung penuh dengan telunjuk jari dari para siswa. Mereka berebut tunjuk jari, meminta Presiden Joko Widodo memilih salah satu di antara mereka.

    Salah satu siswa pertama yang terpilih bernama Hendi. Ia yang disebut Presiden Joko Widodo bernama keren itu langsung maju begitu ditunjuk Presiden Joko Widodo. Namun, nyatanya, ia malah mengaku tak hapal Pancasila kepada Presiden Joko Widodo.

    "Loh, gak hapal kok maju. Ini, dapat buku saja. Gak apa," ujar Presiden Joko Widodo yang hari ini hadir mengenakan jaket bomber warna hijau, kemeja putih, dan celana bahan hitam.

    Siswa kedua yang dipanggil adalah Fajril, yang disebut Presiden Joko Widodo sama kurus dengannya waktu kecil. Fajril menjadi siswa pertama yang bisa menjawab tantangan Presiden Joko Widodo soal Pancasila.

    "Gampang kan," ujar Presiden Joko Widodo sambil menyuruh Fajril mengambil sepeda.

    Total ada tiga sepeda yang dibagikan Presiden Joko Widodo. Jumlahnya lebih sedikit dibandingkan jumlah biasanya yang disediakan Istana Kepresidenan. Biasanya, Presiden Joko Widodo menyediakan lima sampai enam sepeda untuk dibagikan.

    Presiden Joko Widodo tidak hanya berbagi sepeda hari ini namun juga membagikan biskuit sarat gizi kepada ibu hamil, balita, dan anak-anak yang tinggal di sekitar TPI Kampung Landangan Pesisir. Pembagian itu dilakukan setelah mendapat laporan dari Menteri Kesehatan Nila F. Moeloek bahwa 230 dari 2.230 anak di TPI Kampung Landangan Pesisir mengalami gizi buruk.

    "Untuk balita usia 6-11 bulan makan delapan keping biskuit sehari. Sementara itu, yang usia 12 bulan - 5 tahun makan 12 keping per hari-hari. Anak-anak makan 6 keping per hari, boleh dua-dua. Jangan sampai gak sarapan, jangan sampai kayak saya yang kurus banget," ujar Presiden Joko Widodo sambil tertawa.

    Presiden Joko Widodo, rencananya, akan pulang dari Situbondo esok. Ia diagendakan melihat simulasi latihan militer TNI.

    ISTMAN MP


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Rincian Pasal-Pasal yang Diduga Bermasalah di Revisi UU KPK

    Banyak pasal dalam perubahan kedua Undang-Undang Komisi Pemberantasan Korupsi, atau Revisi UU KPK, yang disahkan DPR, berpotensi melemahkan KPK.