Peluncuran Perdana Call Center 110 Polda Lampung

Oleh:
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Aplikasi panic button 110 Polda Lampung adalah layanan untuk masyarakat yang dapat diunduh masyarakat Lampung via smartphone.

    Aplikasi panic button 110 Polda Lampung adalah layanan untuk masyarakat yang dapat diunduh masyarakat Lampung via smartphone.

    INFO MPR - Ketua MPR RI Zulkifli Hasan bersama Menteri Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Asman Abnur bertemu dengan Kapolda Lampung Brigjen Ike Edwin dan Gubernur Lampung Ridho Ficardo di gedung Graga Wiyono Siregar Polda Lampung, Selasa, 13 September 2016. Kehadiran Zulkifli sekaligus menandatangani prasasti peluncuran perdana call center 110 Polda Lampung atau aplikasi panic button.

    Kapolda Lampung Brigjen Ike Edwin mengatakan aplikasi panic button 110 Polda Lampung adalah aplikasi layanan masyarakat yang dapat diunduh masyarakat Lampung via smartphone. Aplikasi tersebut terhubung langsung dengan call center 110 pelayanan cepat Polda Lampung.

    “Jika ada kejahatan atau potensi kejahatan dan konflik sedang berlangsung, masyarakat bisa dengan cepat membuka smartphone-nya dan menekan panic button. Call center Polda Lampung akan cepat menghubungi kepolisian terdekat dari tempat perkara sehingga sangat cepat penanganannya,” ujarnya.

    Zulkifli mengapresiasi pengembangan teknologi dalam upaya peningkatan kualitas layanan kepada masyarakat oleh Polda Lampung.

    "Saya berharap Kapolda Lampung dan jajarannya, selain mampu meningkatkan layanan publik kepada masyarakat, mampu dengan cepat memberantas kejahatan dan potensi konflik di wilayahnya. Dan dengan kualitas pelayanan yang makin maju, saya juga berharap Polda Lampung bisa naik menjadi Polda tipe A," kata Zulkifli. (*)


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Rincian Pasal-Pasal yang Diduga Bermasalah di Revisi UU KPK

    Banyak pasal dalam perubahan kedua Undang-Undang Komisi Pemberantasan Korupsi, atau Revisi UU KPK, yang disahkan DPR, berpotensi melemahkan KPK.