Tinjau Jalan Tol Brebes Timur, Kapolri Tito: Antrean 500 Meter

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pantura Brebes-Tegal dijejali truk, 9 September 2016. M. Irsyam Faiz

    Pantura Brebes-Tegal dijejali truk, 9 September 2016. M. Irsyam Faiz

    TEMPO.CO, Brebes - Kapolri Jenderal Tito Karnavian meninjau arus balik di Brebes Timur, Sabtu, 10 September 2016. Dalam kesempatan itu, Tito menyampaikan arus lalu lintas di sepanjang jalan tol dan Jalur Pantura terpantau ramai lancar. “Tadi pantauan kami dari Jakarta hingga Brebes, secara umum arus lalu lintas ramai lancar,” kata Tito.

    Tito mengatakan kondisi serupa juga terjadi pada puncak arus mudik pada Sabtu dinihari tadi. Di pintu keluar jalan tol Brebes Timur atau dikenal dengan nama Brexit terjadi antrean kendaraan sepanjang 500 meter.

    Menurut Tito, kepadatan arus lalu lintas tersebut belum terlalu parah bila dibanding dengan puncak arus mudik pada libur menjelang Idul Fitri Juli lalu. “Waktu itu panjang antrean sekitar 20 kilometer. Tadi pagi sekitar pukul 04.00 WIB, antrean hanya 500 meter,” ujarnya.

    Kepadatan arus lalu lintas pada puncak arus mudik juga terjadi di beberapa titik di sepanjang Jalur Pantura dari Jakarta hingga Brebes. Menurut Tito, kepadatan tersebut tidak sampai menimbulkan macet total. “Arus lalu lintas hanya terhambat di beberapa titik seperti di rest area karena banyak kendaraan yang keluar-masuk. Selain itu juga karena ada bus yang lajunya melambat,” katanya.

    Hingga saat ini, peningkatan volume arus kendaraan sekitar 20 persen dari hari biasanya. Tito mengungkapkan, kepadatan arus pada Ahad besok hingga hari H Idul Adha diprediksi akan terus berkurang. Adapun puncak arus balik diprediksi terjadi pada Senin sore hingga Selasa pagi. “Saat puncak arus balik nanti kami juga akan menggelar pasukan yang sama,” katanya.

    Dinas Kesehatan Brebes menyiagakan ambulans di jalan tol Brebes Timur. Hal ini untuk mengantisipasi terjadinya gangguan kesehatan bagi pemudik yang memanfaatkan libur panjang Idul Adha akhir pekan ini.

    MUHAMMAD IRSYAM FAIZ


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Imam Nahrawi dan Para Menteri di Pusaran Korupsi

    KPK menetapkan Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nahrawi sebagai tersangka. Artinya, dua menteri kabinet Presiden Joko Widodo terjerat kasus korupsi.