Libur Idul Adha, Jalan Tol Dijanjikan Gratis bila...

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Warga keluar dari kendaraannya saat terjadinya macet panjang di Tol Merak di  Serang, Banten, 2 Juli 2016. Tol Merak dipadati sejumlah pemudik yang ingin mengisi waktu libur Idul Fitri di kampung halamannya di daerah Sumatera. TEMPO/Amston Probel

    Warga keluar dari kendaraannya saat terjadinya macet panjang di Tol Merak di Serang, Banten, 2 Juli 2016. Tol Merak dipadati sejumlah pemudik yang ingin mengisi waktu libur Idul Fitri di kampung halamannya di daerah Sumatera. TEMPO/Amston Probel

    TEMPO.CO, Bandung - Kepala Dinas Perhubungan Jawa Barat Dedi Taufik mengatakan sejumlah rencana rekayasa arus kendaraan disiapkan untuk mengantisipasi kepadatan kendaraan di libur akhir pekan panjang Hari Raya Idul Adha ini. “Intinya di jalan tol jangan sampai ada antrean lebih dari lima kilometer,” katanya saat dihubungi Tempo, Jumat, 9 September 2016.

    Dedi mengatakan, jika terjadi antrean lebih dari lima kilometer misalnya, gerbong tol akan digratiskan. “Sudah ada arahan dari Menteri Perhubungan, Menteri BUMN, serta Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat agar jangan sampai ada antrean panjang lebih dari lima kilometer,” katanya.

    Menurut Dedi, sejumlah rekayasa arus kendaraan sudah disiapkan. Dia mencontohkan, di jalan tol Cikampek-Palimanan, kendaraan akan diminta ke luar di pintu jalan tol sebelum Brebes jika sudah mulai terjadi antrean di sana. “Bisa di Sumberjaya, Kertajati, atau dialihkan di Cikopo,” katanya.

    Dedi mengatakan kenaikan arus kendaraan diperkirakan akan terjadi mulai Jumat sore. “Tapi kita lihat nanti di jalan,” katanya.

    Sebelumnya, Kepala Hubungan Masyarakat PT Kereta Api Indonesia Daerah Operasi II Bandung Franoto Wibowo mengatakan sepanjang libur Idul Adha ini PT Kereta Api membuka posko untuk mengantisipasi kepadatan penumpang. “Dari tanggal 9-12 September seluruh pegawai PT Kereta Api Indonesia dilibatkan berjaga-jaga di posko-posko, diterjunkan semuanya,” katanya, 5 September 2016.

    Pegawai kereta itu, di antaranya ada yang ditugaskan khusus menemani masinis kereta. “Beberapa pegawai ditugaskan untuk menemani masinis di jam-jam tertentu dan rute tertentu. Tujuan pendampingan ini lebih pada keselamatan penumpang,” kata Franoto.

    Franoto mengatakan PT Kereta Api Indonesia juga mengantisipasi jalur-jalur rawan longsor dengan menerjunkan petugas pemeriksa jalur. “Kami lakukan rutin, ada petugas pemeriksaan jalan, juga menempatkan petugas-petugas di daerah-daerah rawan,” katanya.

    AHMAD FIKRI | IVANSYAH


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Wajah Pemberantasan Rasuah Indonesia di Hari Antikorupsi Sedunia

    Wajah Indonesia dalam upaya pemberantasan rasuah membaik saat Hari Antikorupsi Sedunia 2019. Inilah gelap terang Indeks Persepsi Korupsi di tanah air.