Selasa, 17 September 2019

Sebagian Sumatera Utara Banjir, 480 Keluarga di Langkat Mengungsi

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi banjir. TEMPO/Dasril Roszandi

    Ilustrasi banjir. TEMPO/Dasril Roszandi

    TEMPO.COMedan - Hujan deras melanda sebagian besar wilayah Sumatera Utara sejak kemarin petang hingga dinihari tadi, Jumat, 9 September 2016. Akibatnya, sejumlah daerah di Sumatera Utara dilanda banjir. Di Kabupaten Langkat, 480 keluarga terpaksa mengungsi kemarin malam dan baru kembali ke rumah masing-masing pagi ini setelah banjir surut.

    Banjir yang terjadi di Langkat ini akibat luapan Sungai Melati di Kecamatan Sawit Seberang. Air sungai secara tiba-tiba meluap pada Kamis, 8 September 2016, sekitar pukul 23.00 WIB.

    Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Kabupaten Langkat Noto Atmojo mengatakan curah hujan dan luapan air Sungai Melati menyebabkan Desa Mekar Sawit, Kelurahan Pondok, dan Kelurahan Pajak Sentral, di Sawit Seberang terendam air setinggi 1 meter.

    Walau tidak menyebabkan korban jiwa, kata Noto, banjir ini mengganggu perekonomian dan aktivitas warga. "BPBD Langkat melakukan pengecekan pagi ini, tidak ditemukan korban jiwa. Adapun kerugian sedang dihitung BPBD bersama Camat Sawit Seberang," ujarnya kepada Tempo, Jumat, 9 September 2016.

    Meski banjir mulai surut pagi ini, masih terdapat genangan air di bagian hulu Sungai Melati setinggi 30-50 sentimeter. Sedangkan di bagian hilir sekitar 1 meter. Penduduk pun diminta waspada. "Sebagian masyarakat yang mengungsi sudah kembali ke rumah masing-masing, tapi kami minta tetap waspada mengingat curah hujan masih tinggi," ucapnya.

    Banjir juga melanda Kota Medan dan Belawan. Di Medan, beberapa aliran sungai meluap dan menyebabkan genangan air setinggi lutut orang dewasa. "Tadi malam banjir meluap dari aliran Sungai Denai dan menyebabkan genangan air di kawasan selutut orang dewasa," kata Tuti Pane, warga Kecamatan Medan Denai.

    Curah hujan yang tinggi juga menyebabkan banjir di Belawan. Di kawasan Pelabuhan Ujung Baru, puluhan rumah terendam banjir sekitar 40 sentimeter. Air hujan bercampur air laut yang masuk ke daratan memperparah kondisi di Belawan. Namun pagi ini banjir mulai surut dan tak mengganggu aktivitas warga. "Tadi malam masih banjir, tapi pagi ini sudah surut," kata Chairil, warga Kecamatan Medan Belawan.

    Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika Stasiun Belawan mengingatkan, cuaca buruk dan ombak akan terjadi di wilayah perairan Sumatera Utara. "Sebagian besar wilayah Sumatera Utara masih akan dilanda cuaca ekstrem. Cuaca sangat panas siang hari dan mulai hujan menjelang petang dengan intensitas sedang hingga tinggi," kata Ramos, petugas pengamat BMKG Laut.

    SAHAT SIMATUPANG


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Google Doodle, Memperingati Chrisye Pelantun Lilin-Lilin Kecil

    Jika Anda sempat membuka mesin pencari Google pada 16 September 2019, di halaman utama muncul gambar seorang pria memetik gitar. Pria itu Chrisye.