Ini Alasan Petani Kalimantan Membakar Lahan Gambut

Reporter

Editor

Raihul Fadjri

Petugas pemadam kebakaran berusaha memadamkan lahan gambut yang terbakar di Rimbo Panjang, Kampar, Riau, 5 September 2015. Pemerintah propinsi Riau terus berupaya memadamkan lahan dan hutan yang terbakar baik pemadaman udara maupun darat, agar kabut asap tidak terus meluas. ANTARA FOTO

TEMPO.CO, Mentangai - Petani di Kalimantan Tengah menolak mengikuti larangan pemerintah untuk membakar lahan gambut karena mereka kesulitan membuka lahan bertani tanpa membakar lahan.

"Gambut kan kalau tidak dibakar, susah," kata Siwo, petani di Pulau Kaladan, Kecamatan Mentangai Kabupaten Kapuas, Kalimantan Tengah, Rabu, 7 September 2016.

Siwo, 47 tahun, yang juga Kepala Kelompok Tani Desa Pulau Kaladan mengakui, petani di desanya tidak pernah mencoba untuk tidak membakar lahan.  Karena, ujarnya, jika tidak dibakar, ada perbedaan pada kesuburan tanah yang akan digarapnya. "Kalau dibakar subur," kata dia.

Kini, banyak petani di pulau itu yang belum membuka lahan, padahal biasanya bulan September ini mereka membuka lahan untuk masa tanam yang dimulai Oktober mendatang. "Masyarakat bingung karena dilarang membakar (lahan gambut), takut, makanya belum nebas (buka lahan)," ucap Siwo.

Dia menjelaskan, jika petani kesulitan membuka lahan, maka mereka terancam tak mendapatkan pendapatan pada masa tanam dan panen depan. "Kalau masyarakat tidak bisa bertani, apa yang mau dimakan tahun depan."

Siwo menuturkan petani di desanya kalau membakar lahan tidak ditinggalkan begitu saja. Mereka menjaga area yang dibakar itu, agar tidak menyambar area lain. "Kami jaga kok, gimana caranya tidak membakar lahan lain," tutur Siwo.

Siwo meminta kepada pemerintah setempat untuk memberi solusi kepada masyarakat, jika memang melarang masyarakat membuka lahan gambut dengan membakarnya. "Kami mau berhenti (membakar), tapi siapkan dulu lahan oleh pemerintah," ujarnya.

DIKO OKTARA






Kemarau Tahun Ini Lebih Kering, BMKG: Mudah Kebakaran Hutan

2 hari lalu

Kemarau Tahun Ini Lebih Kering, BMKG: Mudah Kebakaran Hutan

Kalau tiga tahun terakhir ini saat musim kemarau masih sering terjadi hujan, maka di tahun 2023 ini intensitas hujan akan jauh menurun.


Musim Kemarau, Potensi Kebakaran Hutan, dan Gelaran KTT ASEAN

2 hari lalu

Musim Kemarau, Potensi Kebakaran Hutan, dan Gelaran KTT ASEAN

Mahfud minta antisipasi tinggi potensi kebakaran hutan dan bencana asap tahun ini demi gelaran KTT ASEAN.


Menteri Siti Nurbaya Minta Hujan Buatan Lebih Awal, Ini Alasannya

8 hari lalu

Menteri Siti Nurbaya Minta Hujan Buatan Lebih Awal, Ini Alasannya

Tim teknologi modifikasi cuaca atau biasa dikenal juga dengan teknologi hujan buatan akan segera terbang lagi.


KLHK Menangkan Gugatan, PT ABS Dinyatakan Bersalah Sebabkan Kebakaran Lahan 1.500 Hektare

21 hari lalu

KLHK Menangkan Gugatan, PT ABS Dinyatakan Bersalah Sebabkan Kebakaran Lahan 1.500 Hektare

KlhkMajelis hakim Pengadilan Negeri Jakarta Pusat mengabulkan gugatan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) terhadap PT Agri Bumi Sentosa (ABS).


Membantai Sukarelawan Pemadam Kebakaran Hutan, 49 Orang di Aljazair Dihukum Mati

25 November 2022

Membantai Sukarelawan Pemadam Kebakaran Hutan, 49 Orang di Aljazair Dihukum Mati

Sejumlah 49 terdakwa dihukum mati karena mengeroyok hingga tewas seorang sukarelawan yang membantu memadamkan kebakaran hutan di Aljazair.


MA Kabulkan PK Jokowi, Penggugat Ragukan Komitmen Pemerintah Tangani Kebakaran Hutan

19 November 2022

MA Kabulkan PK Jokowi, Penggugat Ragukan Komitmen Pemerintah Tangani Kebakaran Hutan

LBH juga menyangsikan alat bukti baru atau novum yang disertakan dalam pengajuan PK Presiden Jokowi dalam kasus kebakaran hutan dan lahan pada 2015.


Siti Nurbaya dan Jokowi Dipuji Soal Deforestasi, Apa Kata Walhi?

12 November 2022

Siti Nurbaya dan Jokowi Dipuji Soal Deforestasi, Apa Kata Walhi?

Walhi memandang dua faktor di balik susutnya deforestasi dan kebakaran hutan di Indonesia selama tiga tahun terakhir.


COP27, Menteri Siti dan Presiden Jokowi Dipuji Karena Deforestasi Berkurang

10 November 2022

COP27, Menteri Siti dan Presiden Jokowi Dipuji Karena Deforestasi Berkurang

Data KLHK menyatakan laju deforestasi bisa ditekan ke titik terendah sebesar 113,5 ribu hektare pada 2020-2021. Tren menurun sepanjang 3 tahun pandemi


Climate Outlook BMKG: Banjir Tahun Ini, Kebakaran Hutan Tahun Depan?

23 Oktober 2022

Climate Outlook BMKG: Banjir Tahun Ini, Kebakaran Hutan Tahun Depan?

BMKG minta waspadai potensi kebakaran hutan dan lahan yang lebih tinggi pada 2023 dibandingkan 2020, 2021 maupun 2022 yang kemaraunya basah.


Bencana Alam Efek Cuaca Ekstrem di Indonesia

21 Oktober 2022

Bencana Alam Efek Cuaca Ekstrem di Indonesia

penyebab cuaca ekstrem adalah karena adanya Monsun Asia, anginnya berhembus secara periodik dari Benua Asia menuju Australia yang melewati Indonesia.