Pesan Netty untuk Mahasiswa Baru Unikom

Oleh:
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ada tiga cara membangun kepantasan diri dan kualifikasi sebagai calon pemimpin bangsa, yakni membangun kekuatan moral, melakukan kontrol sosial, dan menjadi agen perubahan.

    Ada tiga cara membangun kepantasan diri dan kualifikasi sebagai calon pemimpin bangsa, yakni membangun kekuatan moral, melakukan kontrol sosial, dan menjadi agen perubahan.

    INFO JABAR - Itulah pesan Ketua Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A) Provinsi Jawa Barat Netty Heryawan saat memberikan kuliah umum di acara penyambutan mahasiswa baru Universitas Komputer Indonesia (Unikom) tahun 2016 dengan tema “Harmoni Semangat Kebersamaan dan Generasi Inovatif dalam Persaingan Global” di Graha Bayangkara Cicendo, Selasa, 6 September 2016.

    Menurut Netty, persaingan merupakan sesuatu yang bersifat alami. Apalagi dengan adanya era Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA). Banyak tenaga kerja dari negara-negara ASEAN mulai berdatangan ke Indonesia dengan beragam profesi, seperti dokter, perawat, dan arsitek. Sementara itu, tak lama lagi Amerika Serikat akan melaksanakan pemilihan presiden. Hal ini tentu berdampak pada kebijakan dalam negeri hampir tiap negara di dunia. Ketika kesepakatan Trans-Pacific Partnership (TPP) ditandatangani, bukan saja tenaga kerja dari ASEAN yang masuk ke Indonesia, melainkan juga dari berbagai negara di dunia.

    Karena itu, Netty mengingatkan mahasiswa baru Unikom, bahwa menjadi orang cerdas tidak sekadar memiliki IPK tinggi, tapi juga mampu mengendalikan hawa nafsu dan dapat menjadi inspirasi melalui tindakan positif. “Jika hari ini generasi muda terlena dengan budaya pop dan gaya hidup hedonis, pasti akan terjerumus pada permasalahan sosial yang memprihatinkan,” katanya.

    Hanya mengandalkan sumber daya alam yang melimpah, menurut Netty, tidak cukup jika sumber daya manusianya tidak berkualitas dan tidak mampu mengelolanya. “Akibatnya, kita hanya akan menjadi tamu dan penonton di negeri sendiri, sementara orang lain mengangkuti sumber daya alam kita,” ujarnya.

    (*)


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Demo Revisi UU KPK Berujung Rusuh, Ada 1.365 Orang Ditangkap

    Demonstrasi di DPR soal Revisi UU KPK pada September 2019 dilakukan mahasiswa, buruh, dan pelajar. Dari 1.365 orang yang ditangkapi, 179 ditahan.