Risma Ikut Sekolah Calon Kepala Daerah PDIP, Untuk DKI-1?

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini meninjau Taman Gantung usai diresmikan di gedung Siola Jalan Tunjungan Surabaya, 26 Juli 2016. TEMPO/ MOHAMMAD SYARRAFAH

    Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini meninjau Taman Gantung usai diresmikan di gedung Siola Jalan Tunjungan Surabaya, 26 Juli 2016. TEMPO/ MOHAMMAD SYARRAFAH

    TEMPO.CO, Jakarta - Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini diagendakan mengikuti sekolah calon kepala daerah yang digelar Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan, Selasa, 6 September 2016. Acara ini berlangsung di Wisma Kinasih, Kelurahan Cilangkap, Kecamatan Tapos, Kota Depok.

    Pengurus DPP PDIP, Eva Sundari, membenarkan ihwal keikutsertaan Risma itu. Namun, dalam sekolah ini, Risma hadir sebagai pemberi materi. "Risma adalah kepala daerah yang dianggap sukses membangun wilayahnya, biar menjadi inspirasi bagi peserta," kata Eva kepada Tempo, Senin, 5 September 2016.

    Baca: Ahmad Dhani: BG di BIN, Mega Dukung Ahok, Jika PDIP Kalah...

    Eva mengisyaratkan, kemungkinan Wali Kota Surabaya itu tidak ikut sebagai peserta sekolah calon kepala daerah dari PDIP. Selain diikuti Risma, acara ini dihadiri Bupati Kulon Progo Hasto Wardoyo dan Wali Kota Bandung Ridwan Kamil. Sedangkan yang dipastikan sebagai peserta di antaranya Gubernur Banten Rano Karno dan Wakil Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat. Nama Gubernur DKI Basuki Tjahaja Purnama tidak ada dalam daftar peserta.

    Baca: Disebut sebagai Kader PDIP, Ridwan Kamil: Saya Belum Berwarna

    Menurut Eva, Ahok belum pernah mendaftar ke PDIP untuk diusung sebagai calon kepala daerah. "Kalau Ahok daftar, mungkin rekomendasi langsung turun," ucap Eva.

    Sekolah calon kepala daerah di Wisma Kinasih ini, ujar Eva, akan dibuka Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri. Sekolah pada tahun ini adalah angkatan kedua. Sedangkan angkatan pertama digelar pada Juli 2015.  

    Belakangan ini, nama Risma memang kerap disebut bakal mewakili PDIP dalam pemilihan kepala daerah DKI Jakarta 2017, apalagi setelah hasil survei menunjukkan elektabilitas Risma semakin naik meski belum bisa mengalahkan Ahok.

    Risma sendiri berkali-kali menyatakan tidak punya keinginan memimpin Jakarta. Dia memilih menyelesaikan tugasnya di Surabaya hingga masa jabatannya berakhir.

    AVIT HIDAYAT | SUSENO



     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kontroversi Nike ZoomX Vaporfly yang Membantu Memecahkan Rekor

    Sejumlah atlet mengadukan Nike ZoomX Vaporfly kepada IAAF karena dianggap memberikan bantuan tak wajar kepada atlet marathon.