Kecelakaan di Batang-Jateng, 16 Orang Tewas  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi. TEMPO/Arif Wibowo

    Ilustrasi. TEMPO/Arif Wibowo

    TEMPO.CO, Batang - Sebuah kecelakaan tunggal terjadi di Kabupaten Batang, Jawa Tengah, Senin, 5 September 2016. Kecelakaan yang melibatkan mobil bak terbuka ini terjadi di Desa Sibebek, Kecamatan Bawang sekitar pukul 17.45 WIB. Akibat kecelakaan ini, belasan orang meninggal dunia.

    Kapolres Batang, Ajun Komisaris Besar Joko Setiono, membenarkan peristiwa kecelakaan ini. Menurut Joko, saat ini polisi bersama warga sedang mengevakuasi bangkai mobil di lokasi kejadian. "Saya sedang di TKP," kata Joko saat dihubungi Tempo, Senin malam.

    Berdasarkan keterangan warga setempat, kata Joko, kejadian bermula ketika mobil melaju di turunan. Saat itu ban mobil bagian belakang sebelah kanan pecah hingga mengakibatkan mobil oleng dan menabrak pepohonan. "Info sementara kejadiannya seperti itu," ujar Joko. Hingga saat ini polisi masih meminta keterangan dari saksi-saksi terkait penyebab pasti kejadian ini.

    Keterangan berbeda disampaikan oleh Teguh Nugroho, 38 tahun, warga setempat. Teguh menceritakan, saat kejadian rombongan baru berjalan sekitar dua kilometer berjalan, saat tiba di turunan, rem mobil yang ditumpangi oleh 30 orang tersebut tiba-tiba blong.

    "Sopir lalu banting stir, mobil terbalik dan terguling," kata Teguh yang juga tokoh masyarakat setempat. Para korban merupakan merupakan warga Dukuh Bentul Desa setempat yang hendak berangkat takziyah.

    Para korban saat ini sudah dievakuasi dan dibawa ke Puskesmas Bawang. Sebagian dibawa ke lagi dibawa ke Puskesmas Limpung dan RSUD Batang. Menurut dr. Teguh Sriyono, petugas medis dari Puskesmas Bawang, hingga pukul 21.45 WIB, korban meninggal tercatat sebanyak 16 orang.

    Korban meninggal mayoritas perempuan dan anak-anak. "Informasi yang kami terima korban meninggal ada 16 orang. 12 orang di Puskesmas Bawang, 3 orang di Puskesmas Limpung, dan satu orang di RSUD Batang," jelas dia.

    MUHAMMAD IRSYAM FAIZ

    Baca juga: Heboh Soal Pizza: Inilah 3 Hal Aneh Sekaligus Merisaukan


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Proyek Infrastruktur, 17 Kepala Daerah Ditangkap dalam 2 Tahun

    Sejak berdiri pada 2002 hingga sekarang, Komisi Pemberantasan Korupsi telah menangkap 121 kepala daerah terkait kasus proyek infrastruktur.