Terkuak, Inikah Modus Pizza Hut Perpanjang Masa Kedaluwarsa?

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Produk di Marugame Udon yang diberi penambahan label perpanjangan masa kedaluwarsa. istimewa

    Produk di Marugame Udon yang diberi penambahan label perpanjangan masa kedaluwarsa. istimewa

    TEMPO.CO, Jakarta - Tiga waralaba di Indonesia, yakni Pizza Hut, Pizza Hut Delivery (PHD), dan Marugame Udon, diduga pernah menggunakan bahan makanan kedaluwarsa lebih dari tiga tahun terakhir. Hasil investigasi majalah Tempo dan BBC Indonesia menemukan dokumen yang berisi catatan perpanjangan masa kedaluwarsa bahan makanan yang digunakan ketiganya.

    Dokumen itu bertuliskan logo Sriboga Food Group, satu divisi di bawah PT Sriboga Raturaya, induk usaha yang menjalankan tiga waralaba tersebut di Indonesia. Dari dokumen itu, diketahui bagaimana modus Pizza Hut, PHD, dan Marugame Udon memperpanjang masa kedaluwarsa bahan makanan.

    Baca: Investigasi Majalah Tempo, "Ada Apa dengan Pizza?" edisi 5-11 September 2016

    Sesuai dengan bukti dan dokumen yang diperoleh Tempo dan BBC Indonesia, mereka memperpanjang masa kedaluwarsa dengan cara menutup label asli pada bahan makanan, lalu menempelkan label baru yang sudah berganti masa kedaluwarsanya. Misalnya label bonito powder, perasa atau sari ikan di Marugame Udon.

    Badan Reserse Kriminal Kepolisian RI sudah menyita bukti ini. Pada bubuk bonito itu, terdapat sebuah stiker hijau bertulisan “23 Agust 2016” menutupi label asli berwarna putih pada kardus. Begitu stiker hijau itu dicopot, tampak keterangan waktu produksi “24 Agustus 2015” dan kedaluwarsa “23 Februari 2016”.

    Baca: Disebut Pakai Bahan Apkiran, Begini Sikap Bos Pizza Hut

    Artinya, sudah hampir dua bulan bahan tersebut ngendon di ruang penyimpanan. Bahan makanan itu tidak dibuang, tapi justru diperpanjang masa pakainya selama enam bulan.

    Tiga mantan petinggi Pizza Hut dan Marugame Udon yang ditemui membenarkan adanya perpanjangan masa kedaluwarsa tersebut. Namun para petinggi Sriboga Food Group membantahnya lewat konferensi pers di Hotel Sultan, Minggu, 4 September 2016. Direktur Utama PT Sriboga Raturaya Alwin Arifin juga membantah penggunaan bahan makanan kedaluwarsa di restoran waralabanya. "Pokoknya enggak benar. Itu fitnah!" ujar Alwin.

    Baca: Pizza Hut Asia Akui Ada Perpanjangan Masa Kedaluwarsa

    Sebaliknya, Pizza Hut Asia justru mengakui adanya masa perpanjangan masa kedaluwarsa. Saat dikonfirmasi, Direktur Marketing Pizza Hut Asia Pankaj Batra menjawabnya lewat surat elektronik pula. Ia menjelaskan prosedur perpanjangan masa pakai bahan makanan Pizza Hut di Indonesia.

    TIM INVESTIGASI

    Baca juga
    Heboh Soal Pizza: Inilah 3 Hal Aneh Sekaligus Merisaukan
    Elma Theana Ungkap Sikap Gatot Brajamusti Setelah Ada Reza



     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Lolos ke Piala Eropa 2020, Ronaldo dan Kane Bikin Rekor

    Sejumlah 20 negara sudah memastikan diri mengikuti turnamen empat tahunan Piala Eropa 2020. Ada beberapa catatan menarik.