Jadi Staf Ahli, Sunny Mengaku Tak Digaji Ahok  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama dan staf khususnya, Sunny Tanuwidjaja memberikan kesaksian di Pengadilan Tipikor, Jakarta Pusat, 25 Juli 2016. Saat memberikan kesaksian Sunny mengaku bahwa ia tidak menerima gaji dari Ahok selama ia menjadi staf pribadinya. ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan

    Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama dan staf khususnya, Sunny Tanuwidjaja memberikan kesaksian di Pengadilan Tipikor, Jakarta Pusat, 25 Juli 2016. Saat memberikan kesaksian Sunny mengaku bahwa ia tidak menerima gaji dari Ahok selama ia menjadi staf pribadinya. ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan

    TEMPO.COJakarta - Staf Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok, Sunny Tanuwidjadja, jadi saksi dalam kasus yang melibatkan mantan Ketua Komisi D Dewan Perwakilan Rakyat Daerah DKI Jakarta Mohammad Sanusi. Sebelum persidangan dimulai, hakim sempat menanyakan identitas kedua saksi, termasuk Sunny.

    Sunny mengatakan dia merupakan General Manager Rajawali Corporate. Selain itu, hakim menanyakan jabatannya saat berada di Balai Kota. Lalu, Sunny menjawab dia merupakan staf Gubernur.

    "Apa betul Saudara tidak digaji?" tanya hakim ketua di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi, Jakarta Pusat, Senin, 5 September 2016.

    Sunny menjawab dia tidak digaji oleh Ahok sampai saat ini. "Iya betul," kata Sunny. "Untuk sementara iya (tidak digaji)."

    Kemudian, hakim kembali bertanya apakah Sunny benar-benar tidak ingin digaji. Dengan nada berseloroh, Sunny mengatakan tidak berani menanyakan hal tersebut kepada Ahok. "Saya enggak berani tanya, he-he," ujar Sunny, disambut tawa dari tamu yang hadir.

    Baca: Begini Percakapan Sunny-Sanusi Soal Raperda Reklamasi  

    Ahok pernah bercerita tentang sosok Sunny Tanuwidjaja, yang merupakan staf ahlinya. Berdasarkan penuturan Ahok, selama ini Sunny bekerja pada salah satu konglomerat di Indonesia. Saat ini Sunny disebut Ahok sedang menyelesaikan disertasinya untuk meraih gelar doktor dalam jenjang strata di salah satu universitas di Illinois, Amerika Serikat.

    Sunny memang selama ini dikenal dekat dengan Ahok karena ia adalah staf ahli Ahok. Kebersamaannya dengan Ahok sekaligus mengamati perjalanan karier Ahok, bahkan hingga Ahok terpilih lagi. Selama ini, kata Ahok, Sunny selalu menganggap jabatan gubernur yang disandang Ahok karena ada faktor hoki atau keberuntungan.

    Ahok menuturkan tidak ada tugas khusus yang diberikan kepada Sunny. Bahkan Ahok menyamakannya seperti anak magang. Ahok juga menampik bahwa Sunny adalah staf ahli yang ia gaji.

    Ahok pun pernah menyebutkan bahwa Sunny bukanlah komisaris di perusahaan mana pun. Sunny Tanuwidjaja, yang merupakan sepupu dari istri Franky Oesman Widjaja, anak dari bos Sinar Mas, Eka Tjipta Widjaja, namanya belakangan muncul karena dikait-kaitkan dalam kasus suap yang melibatkan Ketua Komisi D DPRD DKI Mohamad Sanusi.

    LARISSA HUDA

     


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Proyek Infrastruktur, 17 Kepala Daerah Ditangkap dalam 2 Tahun

    Sejak berdiri pada 2002 hingga sekarang, Komisi Pemberantasan Korupsi telah menangkap 121 kepala daerah terkait kasus proyek infrastruktur.