Rabu, Komisi III Gelar Fit and Proper Test Calon Kepala BIN  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Wakapolri Komjen Pol Budi Gunawan. TEMPO/Aditia Noviansyah

    Wakapolri Komjen Pol Budi Gunawan. TEMPO/Aditia Noviansyah

    TEMPO.COJakarta - Wakil Kepala Kepolisian Republik Indonesia Komisaris Jenderal Budi Gunawan direncanakan menjalani fit and proper test sebagai Kepala Badan Intelijen Negara menggantikan Sutiyoso pada Rabu, 7 September 2016. "Jika tidak ada aral melintang, Budi Gunawan akan menjalani fit and proper test di Komisi I DPR," kata Ketua Komisi III DPR Bambang Soesatyo dalam keterangan tertulis, Ahad, 1 September 2016.

    Bambang menuturkan, bagi anggota Komisi III, sosok Budi Gunawan—yang akrab disapa BG—tidaklah asing. Selain lebih dari 10 tahun menjadi mitra Komisi III sebagai salah satu pemimpin Polri, BG pernah lolos dengan mulus saat fit and proper test sebagai calon Kepala Polri di Komisi III hingga paripurna. "Saya yakin, fit and proper test kali ini pun di Komisi I akan berjalan mulus," ucapnya.

    Baca Juga: IPW Anggap Penunjukan Budi Gunawan sebagai Kepala BIN Tepat  

    Bambang berujar banyak tantangan yang akan dihadapi Kepala Badan Intelijen ke depan. Bambang merinci banyak hal yang perlu dihadapi, seperti persoalan ancaman terorisme, maraknya penyelundupan narkoba, angka korupsi yang tak kunjung menurun, hingga terbentuknya pasar gelap untuk ragam penyelundupan produk manufaktur, termasuk pasar gelap yang memperdagangkan senjata api.

    Bambang berujar BG diyakini mampu melakukan penguatan intelijen negara dari waktu ke waktu di tengah seringnya intelijen negara dipersalahkan dan dituding kecolongan dalam beberapa kasus yang sudah terlewati. "Hingga kini, masyarakat masih berasumsi bahwa kerja intelijen negara belum cukup efektif." 

    ABDUL AZIS

    Baca: 
    INVESTIGASI, Daftar Bahan Makanan Kedaluwarsa di Resto Pizza
    Refly Harun Yakin Ahok Menangi Uji Materi di Mahkamah Konstitusi


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kontroversi Nike ZoomX Vaporfly yang Membantu Memecahkan Rekor

    Sejumlah atlet mengadukan Nike ZoomX Vaporfly kepada IAAF karena dianggap memberikan bantuan tak wajar kepada atlet marathon.